SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Menyebutkan Aib Non Muslim Atau Menghibah Mereka


Ikhwan
7 years ago

asslmlkm,
ustadz bgmn hukumya jika kta menceritakan aib non muslim trhhdp muslim?
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Ada sedikit perincian dalam masalah ini.

Pertama:
Apabila orang kafir atau fasiq telah mati dan semasa hidup mereka berbuat keburukan yang nyata maka boleh menyebut keburukan tersebut dengan tujuan supaya perbuatan tersebut dijauhi oleh orang setelahnya. Berikut ini keterangan Ibnu Hajar Al-Asqalani: Pendapat yang lebih tepat dalam masalah itu adalah orang-orang Kafir dan fasiq yang telah mati boleh disebutkan kejelekannya dengan tujuan supaya bisa diwaspadai dan dijauhi. Fathul Bari, Ibnu Hajar Al-Asqalani 3/259
Kemungkinan yang dimaksud oleh Ibnu Hajar adalah supaya dijauhi perbuatan jeleknya.

Kedua:
Orang Kafir Harbi (yang diperangi) boleh diambil hartanya dan disebutkan pula kejelekannya, sebab mereka tidak memiliki kehormatan.

Ketiga:
Boleh menghibah/ menyebutkan aib seseorang apabila ada maslahat yang diharapkan dari menyebutkan aibnya, baik dia itu seorang muslim atau bukan.

Keempat:
Adapun kafir dzimmi yang dilindungi oleh negara, maka ulama' berselisih pendapat tentangnya. Ada ada yang tidak membolehkan kaum muslimin menghibah/menyebutkan kejelekan mereka karena secara asalnya mereka juga dilindungi di negara Islam, dan ada pendapat yang membolehkannya.
Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam salah satu tulisannya menyebutkan:
Hadits ini menjadi dasar dibolehkannya berbuat ramah dan menghibah orang kafir, fasiq dan semacamnya. Wallahu a'lam. Ibnu Hajar Al-Asqalani, Fath Al-Bari, 10/454

Untuk lebih hati-hatinya adalah jika tidak perlu maka tidak usah menghibah kafir dzimmi.

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com