SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Antara Umroh dan Sedekah


Ikhwan (Tangerang)
7 years ago

Assalamu'alaikum
Ustadz, apakah ada dalil atau keterangan berapa kali ibadah umruh itu dilaksanakan,
apabila kita telah berhaji dan sudah pula melaksanakan umroh (2 kali), mana yang lebih dianjurkan pergi umbroh untuk ke tiga kalinyaa atau bersedekah, berinfak ?
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Pendapat yang kuat adalah Umroh hukumnya juga diwajibkan berdasarkan hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam:


الْإِسْلَامُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَأَنْ تُقِيمَ الصَّلَاةَ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ، وَتَحُجَّ الْبَيْتَ وَتَعْتَمِرَ، وَتَغْتَسِلَ مِنَ الْجَنَابَةِ، وَأَنْ تُتِمَّ الْوُضُوءَ، وَتَصُومَ رَمَضَانَ


Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah ta'ala, dan Muhammad utusan-Nya, dan mendirikan sholat, membayar Zakat, serta berhaji ke mekkah dan berumroh. HR. Ibnu Khuzaimah. Sanadnya dishohihkan ole syaikh Ibnu Baz di http://www.binbaz.org.sa/mat/647

Ali bin Sulaiman al-mardaawi menyebutkan: Jika kita katakan bahwa Umroh hukumnya wajib maka maksudnya adalah sekali (tanpa ada perbedaan pendapat di dalamnya). Al -Mardawi, Al-Inshof fi Ma'rifati ar-Rojih min al-Khilaf , Dar Ihya' at-Turots al-Arabi, cet.Kedua 3/387

Dengan demikian, jika sudah melaksanakan umroh sekali maka umroh selanjutnya dihukumi tathowwu' (tidak wajib). Secara umum seorang muslim diminta untuk bisa mengkompromikan ibadah yang manfaatnya terbatas pada diri sendiri seperti Umroh dengan ibadah yang bisa memberi manfaat untuk saudaranya seperti shodaqoh.

Apabila suatu ketika seorang Muslim dituntut untuk memilih salah satu diantara dua macam Ibadah tersebut maka ia perlu mengetahui beberapa hal sebelum memutuskan:
1. Apabila ibadah yang manfaatnya terbatas pada diri sendiri dan hukumnya wajib dilakukan sekali seumur hidup belum pernah ia laksanakan maka ibadah ini diutamakan dibanding ibadah yang bermanfaat ke orang lain, kecuali ada hal yang mendesak


2. Apabila ibadah yang manfaatnya terbatas pada diri sendiri dan hukumnya wajib (dilakukan sekali seumur hidup) sudah pernah ia laksanakan maka ibadah yang manfaatnya menjalar ke orang lain ini diutamakan dibanding ibadah yang bermanfaat untuk diri sendiri, khususnya saat orang lain sangat membutuhkan manfaat tersebut seperti ketika keadaan menuntut seseorang agar memilih antara Umroh tathowwu' dan membantu tetangga yang kelaparan. Lih. Fatwa syaikh Fauzan di http://islamqa.info/ar/ref/97227


وبالله التوفيق

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com