SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hutang kepada Ibu disertai imbalan hasil kontrakan


Ikhwan
7 years ago

Assalaamualaiku Warrahmatullaahi Wabarakatuhu Ustad, mohon penjelasnya,kakak saya memiliki kontrakan,karena butuh modal lebih salah satu kontrakanya dia gadai kepada ibu saya,dimana dia mengiklaskan hasil kontrakannya diberikan untuk ibu saya sebagai HADIAH selama dia belum balikin uang gadainya,ibu saya sekarang statusnya janda, bagaiman hukumnya ustad, terimaksih atas penjelasnya
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Jika memang orang yang berhutang sudah biasa memberi hadiah kepada si pemberi hutang sebelum ia berhutang maka tidak apa-apa ini diterima karena hadiah ini diberikan bukan karena adanya akad hutang-piutang.

Apabila Hadiah ini diberikan oleh orang yang berhutang ke pemberi hutang setelah terjadi hutang, padahal sebelumnya tidak, atau nilai hadiahnya jauh lebih besar dari hadiah sebelum terjadinya akad hutang piutang maka ini tidak boleh karena bisa termasuk riba. Imam Bukhari meriwayatkan keterangan salah satu sahabat Nabi shallallahu alaihi wa sallam:

عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَتَيْتُ المَدِينَةَ فَلَقِيتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَلاَمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، فَقَالَ: «أَلاَ تَجِيءُ فَأُطْعِمَكَ سَوِيقًا وَتَمْرًا، وَتَدْخُلَ فِي بَيْتٍ»، ثُمَّ قَالَ: «إِنَّكَ بِأَرْضٍ الرِّبَا بِهَا فَاشٍ، إِذَا كَانَ لَكَ عَلَى رَجُلٍ حَقٌّ، فَأَهْدَى إِلَيْكَ حِمْلَ تِبْنٍ، أَوْ حِمْلَ شَعِيرٍ، أَوْ حِمْلَ قَتٍّ، فَلاَ تَأْخُذْهُ فَإِنَّهُ رِبًا. أخرجه البخاري رقم 3814

Dari Sa'id bin Abu Burdah dari bapaknya; "Aku mengunjungi Madinah lalu bertemu dengan 'Abdullah bin Salam radliallahu 'anhu. Dia berkata; "Tidakkah sebaiknya kamu berkunjung ke rumahku, Nanti kusuguhi makanan terbuat dari tepung dan kurma dan kamu masuk ke dalam rumah. Kemudian dia berkata lagi; "Sungguh kamu sekarang berada di negeri praktek riba sudah merajalela. Jika kamu menghutangi seseorang kemudian ia memberimu hadiah sepikul jerami, sepikul gandum atau sepikul tumbuhan, maka janganlah kamu mengambilnya karena itu termasuk riba. HR. Bukhari no.3814

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com