SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

hukum mengucapkan selamat natal


Ikhwan
8 years ago

assalamu alaikum
ustadz yg semoga dirahmati oleh Allah, bagaimanakah hukum mengucapkan selamat natal?apakah perkara ini masuk ke dalam perkara yang diperselisihkan oleh para ulama?apakah dengan mengucapkan ini membatalkan syahadat kita?
jazakallahu khaeran
Redaksi SalamDakwah
8 years ago

و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته
و رحمك الله
Jawaban soal pertama:
hukum memberi selamat natal tidak boleh, untuk melihat alasan-alasan pelarangan secara singkat silahkan ikuti link berikut http://www.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/hukum-mengucapkan-natal.html
jawaban soal kedua:
berani mengucapkan selamat kepada orang kafir pada hari raya mereka adalah penyelisihan terhadap ayat Qur’an dan Hadits. serta ucapan ulama’ salaf.
Ini juga menyelisihi fatwa ulama’-ulama’ tafsir, hadits dan Fiqih. Jadi jika ada seorang ulama’ memperbolehkan seperti itu maka pendapat ini nyleneh dan tidak dianggap
Baiklah, seandainya ini dikatakan sebagai ikhtilaf yang diperbolehkan maka tetap kita harus memilih pendapat yang kuat menurut dalil(Rajih) dan ikhtilaf bukanlah hujjah untuk memilih pendapat semau kita. Lebih jelasnya silahkan ikuti link berikut http://www.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/khilafiyah-kah-.html
Memang ada pendapat dari salah satu ulama’ mesir zaman ini yang memperbolehkan memberi selamat kepada orang yahudi dan nasrani saat hari besar mereka, tapi pendapat ini lemah dan telah ada bantahan ulama’ terhadap pendapat nyleneh ini

Jawaban soal ketiga:
1. Kalau seandainya orang muslim mengucapkan selamat natal kepada orang Nasrani seraya dia meyakini benarnya ajaran nasrani padahal sudah dijelaskan kepadanya masalah ini dengan gambling dan dia terbebas dari syubhat , maka syahadatnya telah batal dan dia telah kafir.
2. Kalau dia mengucapkan natal ke orang kafir karena tidak tahu hukum nya atau karena ikut-ikutan (dan dia tidak mau mencari tahu hukumnya karena malas) dengan tetap meyakini bahwa mereka berada diatas ajaran yang diselewengkan, maka syahadatnya atau aqidahnya tetap, akan tetapi dia bermaksiat kepada Allah ta’ala

Wallahu ta’ala a’lam
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com