SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Bagaimana hukumnya sholat jumat


Ikhwan
8 years ago

Salam'alaykum. Ana mau tanya, bagaimana hukumnya seseorang yg tidak dapat melaksanakan sholat jumat? Apakah dapat digantikan dgn sholat dzuhur? Apakah dari sisi fiqihnya diperbolehkan? Apakah sama derajatnya dgn hal yg diharamkan menjadi halal karena keadaan darurat, spt daging babi menjadi halal apabila tidak ada lagi makanan lain yg bisa dimakan (dlm keadaan darurat). Mohon penjelasannya ustadz. Wassalam
Redaksi SalamDakwah
8 years ago

و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Orang yang terkena Udzur Syar’I boleh meninggalkan sholat jum’at, akan tetapi wajib atasnya melaksanakan shalat Dhuhur jika termasuk mukallaf karena asal perintah shalat Jum’at adalah shalat Dhuhur.

Orang yang terkena udzur syar’I contohnya orang sakit, berdasarkan Hadits Rasul shallallahu alaihi wa sallam

الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إِلَّا أَرْبَعَةً عَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَوْ امْرَأَةٌ أَوْ صَبِيٌّ أَوْ مَرِيضٌ.رواه أبو داود .رقم 1067 .صححه الألباني


"Shalat Jum’at wajib bagi setiap muslim dalam berjama’ah, kecuali empat: hamba sahaya, wanita, anak-anak atau orang sakit".

Adapun menganalogikan shalat jum’at dan dhuhur dengan memakan makanan haram seperti babi saat tidak ada makanan halal maka itu tidak tepat karena shalat dhuhur dan Jum’at sama-sama kewajiban yang harus dilaksanakan oleh mukallaf dan keduanya berkonotasi baik sedangkan makanan haram seperti babi berkonotasi buruk. Dan telah disebutkan sebab kewajiban shalat dhuhur bagi yang tidak bisa melaksanakan shalat Jum’at.

Wallallahu a’lam

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com