SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Menghadapi kemungkaran


Akhwat (Jakarta)
8 years ago

Asalamualaikum, ustadz mau tanya tentang etika bergaul bolehkah kita bergaul dengan orang yang suka bergosip sedangkan kita mau tidak mau harus tetap berada diantara orang yang suka bergosip itu bagaimana menghadapi itu ustadz
Redaksi salamdakwah.com
8 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Kita telah ketahui bersama bahwa gosip identik dengan Ghibah yang terlarang dalam islam. Dalam Al-Qur'an larangan itu telah disebutkan. Allah ta'ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ (الحجرات :12

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Karena ini adalah kemungkaran maka kita harus mengingkarinya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ.أخرجه مسلم كتاب الإيمان,بَابُ بَيَانِ كَوْنِ النَّهْيِ عَنِ الْمُنْكَرِ مِنَ الْإِيمَانِ، وَأَنَّ الْإِيمَانَ يَزِيدُ وَيَنْقُصُ، وَأَنَّ الْأَمْرَ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّهْيَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاجِبَان, رقم 49

Barang siapa melihat suatu kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka ubahlah dengan lisannya. Jika tidak mampu, maka ubahlah dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemahnya iman.

Dari Hadits ini kita bisa mengambil ilmu cara dan tingkatan mengingkari kemungkaran. Jika Anda tidak mampu menggunakan kekuasaan dan kekuatan untuk menghilangkan kemungkaran itu maka nasehatilah mereka dengan lisan , jika itu juga tidak mampu Anda lakukan maka paling tidak hati Anda harus mengingkarinya.

Seandainya Anda hanya mampu mengingkari dengan Hati maka Anda tidak boleh ikut nimbrung bergosip, Anda harus menghindari mereka jika berkumpul untuk itu, dan jika Anda tidak bisa meninggalkan lingkungan itu maka Anda wajib diam dan menunjukkan ketidaksetujuan atas perbuatan itu.

Jika memang orang-orang yang berbuat Ghibah itu tidak mau berubah setelah apa yang kita lakukan maka kadang kita perlu memboikot mereka dalam pergaulan supaya mereka berubah menjadi lebih baik, ini jika diperkirakan itu akan berfaedah, akan tetapi jika boikot kemungkinan besar tidak memiliki efek yang kuat maka tidak boleh melakukannya.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com