SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Meminta maaf tapi tidak dimaafkan


Akhwat
8 years ago

Assalamu'alaikum....
Pada bulan puasa ramadhan tahun ini saya pernah berbagi broadcast message di ???? kepada sahabat2 dekat,mengenai "kisah seorang wanita mualaf yang bersuamikan orang asing yg umroh kmudian mati suri,dia tdk sadar beberapa minggu.setelah sadar diapun menceritakan mengenai siksaan yg dialaminya saat mati suri krna islamnya cuma islam ktp tidak memakai jilbab masi minum2an keras,dia disiksa dgn dicambuk dsb krna tdk memakai jilbab"...memang seorang sahabat saya itu blm memakai jilbab dan saya lupa kalo sahabat saya itu punya adik yang menikah dgn orang asing jg. Krna blm terlalu lama menikah.dia tersinggung dan mengira saya mengirimkan kisah itu hanya untuk dia saja.setelah saya jelaskan saya cuma ingin berbagi buat "bacaan" dan pelajaran supaya lebih dekat pada Allah.Namun sahabat saya salah membaca kata "bacaan" menjadi "becanda"...dia marah2 dan langsung memutuskan tali silaturahim.padahal saya sudah sempat meminta maaf kalo saya salah dan tidak bermaksud yang lain.berkenaan dgn itu saya khawatir Allah tidak memberikan ampunan kepada saya dan sahabat saya setelah membaca Dalam satu riwayat, ?Dibuka pintu-pintu surga pada hari Senin dan Kamis, maka diampuni (dosa) setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan suatu apa pun, kecuali seorang yang antara ia dan saudaranya terdapat permusuhan, maka dikatakan, ?Tundalah dua orang ini hingga keduanya baikan?.?Saya khawatir dgn hal ini,sedangkan sampai saat ini belum ada jalan untuk berkomunikasi dgn sahabat saya itu.sayapun masi merasa kalau dia tidak akan mau menerima pertemanan d�???i saya lagi.mohon dijelaskan ?????? ????? ???????....
Redaksi salamdakwah.com
8 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Orang yang bersalah kepada saudaranya (baik itu dengan sengaja atau tidak) perlu untuk melaksankan hal-hal berikut:

1. Ikhlas kepada Allah ta'ala dalam permintaan maafnya kepada orang yang menjadi objek kesalahannya.

2. Jujur dalam meminta maaf

3. Memilih waktu yang tepat untuk meminta maaf kepada saudaranya

4. Memilih kata-kata yang tepat untuk meminta maaf.

5. Lebih baik lagi jika ia memberikan hadiah saat meminta maaf. Jika ia tidak mampu memberikan itu maka hendaklah dia banyak memuji saudaranya itu dan mendoakannya (ketika saudaranya itu ada ataupun tidak)

Jika seseorang melakukan kesalahan kepada orang lain dengan tidak sengaja kemudian ia meminta maaf maka permintaan maaf itu sama dengan bentuk klarifikasi dari perbuatannya. Jika kemudian ia tidak dimaafkan maka itu bukanlah masalah baginya dan ia pun tidak dicela.

Perlu dicatat oleh orang yang tidak mau memaafkan saudaranya yang bersalah, bahwa memaafkan adalah termasuk akhlaq yang mulia dan sebab terwujudnya cinta kasih.

Berikut ini kami terjemahkan keterangan Ibnu Hibban dalam masalah ini di salah satu kitabnya :
Orang berakal wajib untuk menerima udzur saudaranya dalam kejahatan dan kelalaian yang telah diperbuat, dan kemudian ia menjadikan orang yang bersalah itu bersih dari kesalahannya karena jika seseorang (yang bersalah) ingin memiliki hubungan lagi dengannya tapi tidak diterima olehnya maka aku takut ia tidak bisa mendatangi telaga Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Raudhatul Uqola' wa Nuzhatul Fudhola' 183

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com