SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Iuran Khaul kematian dan nyadran


Akhwat (Semarang)
8 years ago

Assalamu'alaikum ya ustadz,

Bagaimana hukum ikut menyumbang iuran acara khaul kematian dan upacara nyadran ..???

Jazakumullah khairan.
Redaksi salamdakwah.com
8 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Acara peringatan kematian seseorang setiap tahun bukanlah amalan yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan para Sahabatnya rodhiyallahu anhum, sehingga melaksanakannya dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah ta'ala adalah perbuatan yang menyelisihi sunnah.

Adapun mengenai Sadran, untuk lebih jelasnya kami akan bawakan keterangan dari situs wikipedia: Sadran merupakan Upacara masyarakat Jawa Baru (dan Madura serta mungkin juga Sunda) yang disebut dengan nama sadran atau bentuk verbal nyadran, merupakan reminisensi daripada upacara sraddha Hindu yang dilakukan pada zaman dahulukala.

Upacara ini dilakukan oleh orang Jawa pada bulan Jawa-Islam Ruwah sebelum bulan Puasa, Ramadan, bulan di mana mereka yang menganut ajaran Islam berpuasa.

Upacara sadran ini dilakukan dengan berziarah ke makam-makam dan menabur bunga (nyekar). Selain itu upacara ini juga dilaksanakan oleh orang Jawa yang tidak menganut ajaran Islam pula. http://id.wikipedia.org/wiki/Sadran

Pada halaman lain disebutkan: Upacara sraddha adalah upacara umat Hindu di pulau Jawa zaman dahulu kala untuk mengenang arwah seseorang yang meninggal. Bentuk reminisensi upacara ini, masih ada sekarang dan disebut sadran dengan bentuk verba aktif nyadran. http://id.wikipedia.org/wiki/Sraddha

Oleh karena itu bisa dipahami pula bahwa adat ini pun bukanlah dari Islam, dengan begitu, memasukkannya dalam kategori ibadah yang disyariatkan dalam Islam adalah suatu kesalahan.


Pada akhirnya bisa disimpulkan bahwa dua amalan ini seharusnya tidak dilaksanakan oleh seorang Muslim yang mengaku cinta kepada Rasul shallallahu alaihi wa sallam dan cinta kepada ajaran Islam, seorang Muslim juga tidak boleh membantu pelaksanaan amalan ini, meski dia sendiri tidak ikut merayakan (seperti hanya membayar Iuran) karena ini menyelisihi firman Allah ta'ala:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الإثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ :المائدة :2

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah Amat berat siksa-Nya.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com