SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

melafalkan niat sholat dalam madzhab syafi\'i


Ikhwan (bekasi)
8 years ago

assalaamu'alaikum ustad..↲apa benar madzhab syafi'i melafazkan niat usholli fardhu...dst.?
Redaksi salamdakwah.com
8 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Ulama' madzhab Syafi'i berbeda pendapat dalam masalah pelafalan Niat, apakah Shalat sah tanpanya atau tidak sah.
Imam Nawawi menyebutkan perbedaan tersebut: “kalau seseorang berniat dalam hatinya tanpa melafalkan (niat.pent) dengan lisannya maka amalan itu sah menurut salah satu pendapat di Madzhab Syafi'i, pendapat inilah yang dipilih oleh mayoritas ulama'”.
Kemudian Imam Nawawi membawakan salah satu perkataan yang mewajibkan niat:” tidak sah baginya (amalan tsb.pent) sampai dia menggabungkan antara niat Hati dan ucapan Lisan karena imam Syafi'i rahimahullah ta'ala berkata dalam masalah haji: jika berniat Haji atau Umrah (dalam hati.pent) maka itu sudah cukup meski tidak melafalkannya, dan ini tidak seperti shalat yang tidak sah kecuali dengan ucapan”
imam Nawawi membawakan pendapat lain di Madzhab Syafi'i: Sahabat-Sahabat kami (Ulama'-ulama' Syafi'i.pent) berkata: telah salah faham orang yang mengucapkan hal tersebut, yang imam Syafi'i maksudkan adalah bertakbir dan bukan mengucapkan niat dalam shalat.
Seandainya seseorang melafadzkan (niat.pent) dengan lisannya tanpa menyertainya dengan niat Hati maka tidaklah sah shalatnya dengan kesepakatan Ulama', seandainya berniat dalam hati melaksanakan shalat Dhuhur akan tetapi yang terucap oleh lisannya adalah niat shalat Ashar maka yang terlaksana adalah shalat Dhuhur. Al-Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab oleh Abu Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi 3/277

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com