SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Memasak sebagian daging qurban untuk panitia


Akhwat (Kebumen)
6 years ago

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh,

Ustadz, di daerah ana, biasanya panitia qurban mengambil sebagian daging qurban, dimasak dan digunakan untuk lauk makan siang ramai2, apakah hal ini diperbolehkan?

Syukron..

Wassalamu'alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh


Margee
Redaksi salamdakwah.com
6 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Kalau misalnya panitia yang dimaksud adalah orang-orang yang melakukan kegiatan seperti apa yang dilakukan tukang jagal maka tidak boleh memberi mereka upah (baik itu dalam bentuk makanan dll) dari daging qurban karena ada hadits yang melarang itu:


عَنْ عَلِيٍّ، قَالَ: «أَمَرَنِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقُومَ عَلَى بُدْنِهِ، وَأَنْ أَتَصَدَّقَ بِلَحْمِهَا وَجُلُودِهَا وَأَجِلَّتِهَا، وَأَنْ لَا أُعْطِيَ الْجَزَّارَ مِنْهَا» ، قَالَ: «نَحْنُ نُعْطِيهِ مِنْ عِنْدِنَا. أخرجه مسلم رقم 1317

Ali radhiyallahu 'anhu berkata:“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkanku untuk mengurusi unta-unta qurban beliau, Dan supaya aku mensedekahkan daging, kulit, dan jilalnya (kulit yang ditaruh pada punggung unta untuk melindungi dari dingin.pent), serta supaya aku tidak memberi sesuatu pun dari hasil sembelihan qurban kepada tukang jagal. Beliau bersabda, “Kami memberi upah kepada nya (tukang jagal.pent) dari uang kami sendiri.”

Panitia bisa masuk dalam larangan ini jika memang yang dimasak dianggap sebagai upah atas bantuan mereka mengurus hewan Qurban
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com