SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ramalan


Akhwat
9 years ago

Ada pertanyaan bagaimana hukumnya mempercayai ramalan yg dilihat dr garis tangan? Serta apa bahaya dan sangsinya bagi org yg mempercayainya krn apa yg dirasakan dg apa yg diramalkan ada kenyataannya.
Redaksi SalamDakwah
9 years ago

syaikh Shalih Fauzan pernah ditanya tentang orang yang menggunakan mesin penganalisa seseorang melalui garis tangan (seperti hari baik dan bintangnya):
Tidak diragukan lagi bahwasanya ini termasuk sihir, perbuatan tukang sihir dan orang-orang yang mengaku-ngaku mengetahui ilmu ghaib. Ini adalah perbuatan setan, mereka tidak boleh melakukan ini dan tidak boleh mentaati anjurannya serta tidak boleh pula ridho atas kegiatan ini.
Lihat (http://www.alfawzan.af.org.sa/index.php?q=node/10358)
1. Orang yang datang kepada peramal atau dukun dan bertanya kepadanya maka sholatnya tidak diterima selama 40 hari, berdasarkan hadits Rasul shallallahu alaihi wa sallam

"من أتى عرافا فسأله عن شيء، لم تقبل له صلاة أربعين ليلة." رواه مسلم رقم 2230

Barangsiapa yang mendatangi peramal, lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu niscaya tidak diterima shalatnya selama empat puluh hari

2. Orang yang datang ke dukun atau peramal kemudian dia membenarkan apa yang dikatakan mereka maka dia telah kafir, berdasarkan hadits Rasul shallallahu alaihi wa sallam

من أتى عرافا أو كاهنا فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد صلى الله عليه وسلم. مسند ابن الجعد رقم 425 صححه الألباني في صحيح الترغيب و الترهيب


Barang siapa yang mendatangi peramal atau dukun kemudian membenarkan apa yang dia katakan maka dia telah kafir dengan apa yang diturunkan atas nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam (dia menjadi kafir)


Adapun mengenai perkataan peramal atau dukun yang kadang sesuai dengan kenyataan maka itu bisa dijelaskan melalui hadits Rasul shallallahu alaihi wa sallam

عن عائشة، رضي الله عنها قالت: سأل رسول الله صلى الله عليه وسلم ناس عن الكهان، فقال: «ليس بشيء» فقالوا: يا رسول الله، إنهم يحدثونا أحيانا بشيء فيكون حقا، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «تلك الكلمة من الحق، يخطفها من الجني، فيقرها في أذن وليه، فيخلطون معها مائة كذبة»

Dari Aisyah radhiyallahu anha, beliau berkata: Beberapa orang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengenai dukun-dukun, lalu beliau menjawab: “Mereka (para dukun) bukanlah apa-apa.” Mereka berkata: “Wahai Rasulullah! Terkadang apa yang mereka ceritakan adalah benar.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perkataan yang nyata (benar) itu adalah perkataan yang dicuri oleh jin, kemudian dia membisikkannya ke telinga walinya (dukun) lalu mereka mencampuradukkan bersama kebenaran itu dengan seratus kedustaan.” (HR. Al-Bukhari no. 5762 dan Muslim no. 2228)
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com