SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Manakah Yang Lebih Utama/Penting...??


Ikhwan
9 years ago

Beriman..??
Berilmu..??
Redaksi SalamDakwah
9 years ago

Ada point-point penting yang ingin kami sampaikan yang berkaitan dengan pertanyaan

Point pertama:
Orang yang beriman ada dua macam:
1. Beriman dengan dasar Taqlid, ikut-ikutan atau turun-temurun. Dan kemungkinan besar ini yang dimaksud oleh penanya
2. Beriman dengan dasar ilmu dan Hujjah yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah

Point kedua:
Orang yang beriman dan berilmu lebih utama dari orang yang hanya beriman. Karena orang yang beriman berdasarkan ilmu akan lebih tahan terhadap syubhat-syubhat dan melahirkan banyak kebaikan. Adapun yang beriman karena Taqlid akan mudah terkena syubhat dan pemikiran-pemikiran yang menyesatkan.
Lih Taisir Al-Karim Ar-Rahman oleh syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di Hal. 890

Point ketiga:
Orang yang beriman wajib untuk menuntut Ilmu sesuai dengan kebutuhan masing-masing karena setiap orang Islam diwajibkan melaksanakan 5 Rukun Islam, dan pelaksanaan itu tidak terwujud tanpa belajar. Dalilnya:
عن طلحة بن عبيد الله، أن أعرابيا جاء إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم ثائر الرأس، فقال: يا رسول الله أخبرني ماذا فرض الله علي من الصلاة؟ فقال: «الصلوات الخمس إلا أن تطوع شيئا» ، فقال: أخبرني ما فرض الله علي من الصيام؟ فقال: «شهر رمضان إلا أن تطوع شيئا» ، فقال: أخبرني بما فرض الله علي من الزكاة؟ فقال: فأخبره رسول الله صلى الله عليه وسلم شرائع الإسلام، قال: والذي أكرمك، لا أتطوع شيئا، ولا أنقص مما فرض الله علي شيئا، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم «أفلح إن صدق، أو دخل الجنة إن صدق»أخرجه البخاري رقم 1891
Ada seorang Arab badui yang rambutnya berdiri datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia berkata, “Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku tentang sholat yang diwajibkan Allah kepadaku.” Beliau menjawab, “Sholat lima waktu kecuali jika kamu ingin menambah sholat yang lain sebagai tambahan.” Lalu dia berkata, “Beritahukanlah kepadaku puasa yang diwajibkan Allah kepadaku”. Beliau menjawab, ”Puasa di bulan Ramadhan, kecuali apabila kamu mau melakukan puasa lain sebagai tambahan.” Lalu dia berkata, “Beritahukanlah kepadaku zakat yang diwajibkan Allah kepadaku.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun memberitahukan kepadanya syari’at-syari’at Islam. Lalu lelaki itu berkata, “Demi Tuhan yang memuliakanmu. Aku tidak akan menambah dan mengurangi apa yang Allah wajibkan kepadaku barang sedikit pun.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia pasti beruntung jika dia jujur.” atau “Dia pasti masuk surga jika dia jujur.”
Lihat juga Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah juz.12 hal.88 mengenai menuntut Ilmu

Point ke empat:
Orang beriman Karena keturunan pasti lebih baik dari ilmu keduniaan orang-orang kafir betapapun tinggi ilmu mereka tersebut. Dan Kemungkinan besar yang dimaksud ilmu oleh penanya adalah Ilmu syar’i

Jawaban:
Iman orang yang Taqlid lebih utama dari Ilmu syar’I orang yang tidak beriman seperti kaum orientalis karena iman adalah kunci untuk masuk surga. Dalilnya:
- عن سعيد ابن المسيب، عن أبيه قال : ما حضرت أبا طالب الوفاة، جاءه رسول الله صلى الله عليه وسلم، فوجد عنده أبا جهل وعبد الله بن أبي أمية بن المغيرة، فقال: "أي عم، قل لا إله إلا الله، كلمة أحاج لك بها عند الله...."أخرجه البخاري رقم 1360 و مسلم رقم 24
Dari Sa’id bin Al-Musayyib, dari ayahnya ia berkata : Ketika Abu Thaalib hampir mati, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam mengunjunginya dan beliau mendapati Abu Jahl dan ‘Abdullah bin Abi Umayyah bin Al-Mughiirah di sisi Abu Thaalib. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Wahai pamanku, ucapkanlah Laa ilaaha illallaah; satu kalimat yang aku dapat berhujjah membelamu kelak di hadapan Allah”
Karena Abu thalib menolak untuk beriman maka dia masuk neraka betapapun jasa dia untuk dakwah Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

wallahu a'lam
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com