SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

syiah


Ikhwan
8 years ago

assalamu alaikum. ustad, apakah permasalahan pemahaman syiah atau firqah lainnya merupakan permasalahan furu'iyah dalam agama?
sringkali kami mendengar di masyarakat, bahwa permasalahan tersbut adalah permasalahan furu'iyah dalam agama. jazakallahu khaeran atas jawabannya
Redaksi SalamDakwah
8 years ago

Wa alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuhu.
Masalah ini butuh pembahasan yang panjang karena menyangkut pengenalan tentang syi’ah/rofidhoh , kelompok-kelompok di dalamnya, aqidah mereka, kitab-kitab mereka dll
Insyaallah dengan izin Allah ta’ala kalau ada waktu, kesempatan dan umur saya akan membahas lebih panjang masalah ini.
Saya ingin mengambil sebagian isi kitab yang disusun oleh ulama yang bernama Nashir bin Abdullah bin Ali Alqifari, beliau telah menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari kelompok ini dengan berpindah-pindah dari satu Negara ke Negara lain dengan tujuan mencari kitab-kitab rujukan Rofidhoh dan bermuamalah dengan anggota kelompok ini.
beliau berharap bisa memberikan kesimpulan yang ilmiah dan adil tentang kelompok ini.

Di sini saya ingin mengutip point-point penting dari buku beliau sesuai dengan pertanyaan yang dilayangkan ke salam dakwah
1. Syi’ah/Rofidhoh kalau disebutkan secara mutlaq (tidak ada perincian) maka yang dimaksud adalah syi’ah Imamiyah /Itsna ‘asyariyah (kelompok ini yang terbanyak, dan syi’ah ini yang saya maksud di pembahasan singkat ini.red)
Lih. Masalatu taqrib baina ahli sunnah wa syia’ah juz 1 hal 171

2. Usaha yang dilakukan kelompok syi’ah untuk menyatukan pemahaman (via dialog dll) dengan ahlu sunnah adalah hanya sebagai topeng/penutup untuk menyebarkan paham rafidhah di kalangan ahlusunnah (sebagian kaum muslimin tertipu dan menganggap pendekatan orang syi’ah ini adalah I’tikad baik mereka untuk bersatu demi kejayaan Islam dan akhirnya orang-orang yang tertipu ini membiarkan dakwah dan kitab-kitab Rafidhah menyebar bebas di bumi Ahli sunnah)
Lih. Masalatu taqrib baina ahli sunnah wa syia’ah juz 2 hal 300

3. Bagaimana mungkin ahlusunnah mendekatkan/menyatukan pemahaman dengan kelompok yang

- mencela Alqur’an
- menafsirkannya dengan tafsiran yang tidak sesuai
- mengira ada kitab Allah yang diturunkan kepada imam-imam mereka setelah alqur’an.
- mengkafirkan sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam kecuali beberapa orang dari mereka
- meyakini kepercayaan yang menyimpang dari kaum muslimin dalam masalah imamah (adanya imam-imam yang kedudukannya sama dengan para nabi), ishmah (imam-imam tsb ma’shum dari kesalahan), bada’ (Allah mengetahui sesuatu setelah sebelumnya tidak tahu) dll

Lih. ibid

Ini semua adalah masalah ushul bukan masalah furu’, contoh khilaf masalah furu’ adalah sebagian besar perbedaan pendapat yang terjadi dalam masalah fiqih

Bisa jadi orang-orang dari kalangan akademisi yang mengatakan perbedaan ahlusunnah dengan syi’ah adalah perbedaan dalam masalah furu’(cabang) adalah orang-orang yang mendakwahkan penyatuan dua kelompok, dan mereka belum meruju’ke kitab-kitab sandaran mereka yang isinya bertolak belakang dengan yang diyakini Ahlusunnah.

ulama’ syiah sekarang kemungkinan besar akan mengingkari perbedaan masalah-masalah ushul (yang disebutkan diatas) kalau mereka berbicara dengan ahlusunnah, karena dalam ajaran mereka disyariatkan taqiyah (menutupi yang sebenarnya) jika ada maslahat untuk kelompok mereka,dan dakwah penyatuan pemahaman akan sangat menguntungkan mereka.

Wallahu a’lam bis showab
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com