SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

perbedaan mandi setelah bersih haidh dan setelah bersetubuh


Akhwat (jakarta)
8 years ago

bismillahirrohmanirrohim

assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh

afwan ustad...ana lsg saja....bagaimanakaah urutan /tata cara mandi janabah ???
kemudian apakah benar mandi ketika selesai haidh dengan janabah beda...???
jika memang beda ...dimana letak perbedaany

jazakumullah khoiran katsiron
Redaksi salamdakwah.com
8 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Berikut terjemahan bebas dari fatwa syaikh Utsaimin
Mandi besar ada dua bentuk dan cara:
pertama:
Bentuk yang wajib: yaitu dengan menyiramkan air ke semua badan, termasuk melakukan Madz-madzhah (kumur-kumur.pent) dan Istinsyaq (memasukkan air ke hidung.pent), jika air sudah mengenai semua badannya (dengan berbagai cara)maka hadats besar telah hilang darinya dan telah selesai bersucinya.

kedua:
Bentuk yang sempurna: yaitu mandi sebagaimana Rasul shallallahu alaihi wa sallam mandi, pertama dengan mencuci kedua telapak tangan, kemudian mencuci kemaluannya dan menghilangkan kotoran-kotoran yang disekitarnya, kemudian berwudhu dengan sempurna, kemudian mencuci kepalanya dengan menyiramkan air sebanyak tiga kali, kemudian menyiramkan air ke sisa badan. Fatawa Arkanil Islam hal. 247-248

Hadits yang menerangkan mandi junub Rasul shallallahu alaihi wa sallam:

عن عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - أَنَّ النَّبِىَّ - صلى الله عليه وسلم - كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِى الْمَاءِ ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ. أخرجه البخاري رقم 272

Dari 'Aisyah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya."


Berikut ini terjemahan dari situs fatwa yang menerangkan perbedaan antara mandi besar karena bersih dari Haidh dank arena bersetubuh:
Tidak ada perbedaan antara mandi junub dengan mandi setelah bersih dari haidh kecuali:
-Disunnahkan memijit-mijit kepala dengan air dengan keras (saat mandi setelah bersih dari haidh), lebih keras dari pada saat mandi junub.

-Disunnahkan memakai wewangian di tempat keluarnya darah saat mandi karena bersih dari haidh, ini bertujuan untuk menghilangkan bau tidak enak.
http://islamqa.info/ar/ref/83172
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com