SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

memelihara dan memperjualbelikan burung


Ikhwan (yogyakarta)
8 years ago

assalamu'alaikum.
bagaimana hukum memelihara dan memperjualbelikan burung (kenari dll). yg pada asalnya burung tersebut adalah makhluk yang bebas..
Redaksi salamdakwah.com
8 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Mengurung dan memelihara hewan hukumnya boleh dalilnya:
Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu dia berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسَنَ النَّاسِ خُلُقًا وَكَانَ لِي أَخٌ يُقَالُ لَهُ أَبُو عُمَيْرٍ -قَالَ: أَحْسِبُهُ فَطِيمًا- وَكَانَ إِذَا جَاءَ قَالَ: يَا أَبَا عُمَيْرٍ مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ؟ نُغَرٌ كَانَ يَلْعَبُ بِهِ.أخرجه البخاري رقم 6203 ومسلم رقم 2150

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok yang paling mulia akhlaknya. Aku memiliki saudara yang bernama Abu ‘Umair -Perawi mengatakan: Aku mengira Anas berkata: “Kala itu dia sudah tidak menyusu”- Maka apabila beliau shallallahu alaihi wasallam datang, beliau akan bertanya, “Wahai Abu Umair, bagaimana kabar si nughair”. Nughair adalah burung kecil (pipit) yang Abu Umair senang bermain dengannya.”

Dari hadits ini bisa diambil banyak faedah, diantara faedah tersebut adalah bolehnya menaruh burung dalam sangkar. Fathul Baari oleh Ibnu Hajar 10/584
Akan tetapi disyaratkan dalam memelihara hewan: menjaga dan memenuhi kebutuhannya seperti makan, minum serta lingkungan yang baik. Kemudian itu termasuk hewan yang tidak mati kalau dikurung.
Jual beli hewan seperti ini diperbolehkan
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com