SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

obat oles yang mengandung arak


Ikhwan (Bekasi)
8 years ago

Assalamualaikum wr wb..... saya menderita sakit syaraf terjepit,untuk menghilangkan rasa sakit tersebut saya diberi obat oles yang mengandung arak. Apakah dibolehkan menurutkan agama? atau diharamkan? Mohon penjelasannya. Atau adakah obat lain yang dapat menghilangkan rasa sakit yang saya alami ini menurut ustadz? Terima kasih atas jawaban ustadz. wassalaualaikum wr wb............
Redaksi salamdakwah.com
8 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

ulama' berbeda pendapat tentang najisnya minuman keras, ada yang mengatakan najis dan ada yang mengatakan tidak.
dan untuk lebih selamatnya maka mencari obat oles yang terbebas dari khamr.
kalau memang tidak mendapati obat oles yang terbebas dari khamr maka tidak apa menggunakan obat oles yang mengandung khamr tersebut.
syaikh Utsaimin berpendapat bahwa khamr boleh digunakan selain untuk minuman karena khamr tidaklah najis dengan beberapa alasan:

1. sebagaimana alat judi, berhala dan anak panah (yg digunakan untuk undian.pent)tidaklah najis maka begitu pula khamr. kesemuanya itu disifati dengan “rijs” dalam ayat. Kalau seandainya khamr dianggap najis karena pensifatan ini niscaya yang lain juga najis. Allah ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأنْصَابُ وَالأزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ :المائدة:٩٠
Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah Rijs Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

2. ketika tiba waktu pengharaman khamr orang-orang membuang dan mengalirkan khamr di pasar-pasar madinah, seandainya khamr najis dzatnya niscaya itu dilarang dialirkan di jalan umum

3. saat khamr diharamkan, nabi shallallah alaihi wa sallam tidak memerintahkan para sahabatnya untuk mencuci bejana-bejana (bekas khamr.pent)
Disusun ulang dari Majmu’ Fatawa wa Rasail Al-Utsaimin 11/255
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com