SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

menikah dg seorang wanita yg sedang hamil


Ikhwan (jawa timur)
8 years ago

ustat ana mau tanya sahkah pernikahan seorang wanita yg sedang hamil tolong di jelaskan riwayat hadistnya juga.
Redaksi salamdakwah.com
8 years ago

Wanita yang hamil tanpa suami bisa karena dia berzina, atau di ditalaq kala hamil atau karena suaminya meninggal dunia. Dan kami akan bagi menjadi 2 pembahasan:

Pertama:
Menikahi wanita hamil yg ditinggal mati atau dithalaq
berikut terjemahan dari fatwa komite tetap fatwa di Saudi
pertanyaan:
Apa hukumnya menikah dengan wanita hamil, apakah ini boleh atau bathil?
Jawaban:
Wanita yang ditahalaq atau suaminya meninggal saat dia hamil masa iddahnya (penungguannya) adalah sampai dia melahirkan, berdasarkan firman Allah ta’ala:
... وَأُولاتُ الأحْمَالِ أَجَلُهُنَّ أَنْ يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا (الطلاق:٤)
……dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya. dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.
Dan aqad yang dilaksanakan kala itu tidak sah, serta nikahnya tidak terjadi. Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 18/246

Kedua:
Menikahi wanita yang hamil karena zina:

Banyak terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama’ dalam masalah ini. Pendapat yang kuat adalah tidak sah pernikahan yang terjadi jika seorang laki-laki menikahi perempuan yang hamil karena zina, baik yang menikahinya itu laki-laki yang menzinahinya atau orang lain, berdasarkan nash-nash berikut:

1. Allah ta’ala berfirman:
... وَلا تَعْزِمُوا عُقْدَةَ النِّكَاحِ حَتَّى يَبْلُغَ الْكِتَابُ أَجَلَهُ ....(البقرة:٢٣٥)
dan janganlah kamu ber'azam (bertetap hati) untuk beraqad nikah, sebelum habis 'iddahnya.
Dalam ayat lain Allah ta’ala berfirman:
... وَأُولاتُ الأحْمَالِ أَجَلُهُنَّ أَنْ يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ .... (الطلاق:٤)
dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya

2. hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam:

«لَا يَحِلُّ لِامْرِئٍ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ يَسْقِيَ مَاءَهُ زَرْعَ غَيْرِهِ»أخرجه أبو داود رقم 2158.حسنه الألباني
"Tidak halal bagi seseorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir menyiramkan airnya di tanaman orang lain" maksudnya: mendatangi wanita-wanita hamil

3. hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam:
لَا تُوطَأُ حَامِلٌ حَتَّى تَضَعَ. أخرجه أبو داود رقم 2157.صححه الألباني
Orang yang hamil tidak boleh digauli sampai melahirkan
Maksudnya adalah untuk dinikahi, bukan melarang suami menggauli istrinya saat dia hamil

Tulisan ini disarikan dari Fatwa komite tetap untuk fatwa Arab Saudi di Fatawa yas’alunak 3/153.

Kalau mau menikahi wanita tersebut maka disyaratkan dua hal:
1. pezina laki-laki atau perempuan keduanya melakukan taubat nasuha
2. melakukan pernikahan setelah rahim si wanita kosong, dan dengan 1 kali haidh itu sudah menunjukkan kosongnya rahim wanita tersebut.
Lih. Majmu’ fatawa Ibnu Baz 21/206

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com