SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Apa Hukum Berjualan Seperti Ini


Akhwat (Tangerang)
6 days ago on Riba

Assalamu'alaikum, ustadz.. Orang tua saya punya warung, salah satu yg dijual adalah rokok. Ketika ada pembeli yang hutang rokok, biasanya orang tua saya akan menambahkan Rp. 500. Misalnya, harga rokok Rp. 12000, bila ngutang harganya jadi Rp. 12500. Tapi, bila saya yang melayani, saya akan kasih harga normal. Apakah hal tersebut termasuk riba? Dan apakah saya berdosa bila membantu orang tua saya menjual rokok? Jazakallahu khayr..
Redaksi salamdakwah.com
4 days ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Di beberapa tempat hukum menghisap rokok diperselisihkan. Kami pribadi condong bahwa itu hukumnya diharamkan sebab merokok sama dengan membunuh diri sendiri dan melemparkan diri sendiri kepada kehancuran. Allah ta’ala berfirman:


وَلا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا


Dan janganlah kamu membunuh dirimu; Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.An-Nisa’:29

Dalam ayat lain Allah ta’ala berfirman:


وَلا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ


Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. Al-Baqarah:195.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa pernah menerangkan tentang rokok dan menyebuutkan dalil tentangnya:
Merokok hukumnya haram, menanamnya haram, dan memperdagangkannya haram karena mengandung bahaya yang besar, sebagaimana telah diriwayatkan dalam sebuah hadis,


«لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ »


Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Dan karena rokok merupakan sesuatu yang buruk.
Allah Ta'ala pun berfirman mengenai sifat Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam (al-A'raf:157)


{وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ}


Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk

Allah Subhanahu wa Ta`ala juga berfirman (al-Maidah:4)


{يَسْأَلُونَكَ مَاذَا أُحِلَّ لَهُمْ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ}


Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" Katakanlah: "Yang baik-baik dihalalkan bagi kalian". Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 13/31-32, pertanyaan pertama dari fatwa no.4947

Apabila hukum menghisap rokok haram maka memperjualbelikannya juga haram baik itu dengan cara yang penanya sebutkan ataukah dengan harga yang sama antara pembayaran yang cash dengan pembayaran dengan cara hutang karena ikut menjualnya berati ikut membantu seseorang melakukan perbuatan terlarang. Allah ta'ala berfirman dalam surat al-Maidah ayat 2:


وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الإثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ


Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan janganlah kalian tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kalian kepada Allah, Sesungguhnya Allah Amat berat siksa-Nya.

Berikut ini keterangan Komite tetap Fatwa dan Riset Ilmiah di Arab Saudi yang kami terjemahkan:
Merokok hukumnya diharamkan, memperjual-belikannya pun diharamkan, meski itu diperintahkan oleh bapak atau yang lainnya.Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah I 13/56. Ahmad bin Abdurrozzaq Ad-Duwaisy, Riasah Idarah Al-Buhuts Al-Ilmiah wa Al-Ifta’ Riyadh

Kami sarankan kepada penanya untuk membantu orang tua dalam hal-hal yang syar'i. Apabila diminta menjual rokok maka kami sarankan kepada penanya untuk menolak dan memberikan alasan dengan cara dan bahasa yang baik. Semoga Allah ta'ala memberikan rizki kepada orang tua penanya dari usaha yang baik. Wallahu ta'ala a'lam

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com