SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

ijazah dan sim hasil curang


Ikhwan (jakarta)
2 weeks ago on Fiqih

Assalamu'alaikum pak ustadz, Saya mau menanyakan beberapa pertanyaan tentang 2 hal yang saya alami untuk mencari pekerjaan kedepannya agar pekerjaan yang saya terima halal buat saya.. Yang pertama, saya memiliki ijazah sekolah SMA paket c, dimana waktu saya mendapatkan ijazah tersebut proses pembelajarannya menurut saya berbeda dengan sekolah pada umumnya.. berbedanya karena pada saat jadwal belajar mengajar yang menurut saya tidak diwajibkan untuk menghadirinya, karena pada saat saya jarang/tidak menghadiri pelajaran, sama sekali tidak ada teguran dari pihak sekolah untuk itu, seperti bebas mau menghadirinya atau tidak.. Pada saat mau ujian buat kelulusan, murid2 ditempat saya sekolah dibagikan lembar jawaban dari pihak sekolah, untuk nilai ujian yang saya dapatkan di ijazah tersebut saya dapatkan dengan lembar jawaban yang dibagikan, dan untuk nilai lembar SKHUN (surat keterangan hasil ujian nasional) entah pihak sekolah mengisinya dari mana.. Sebelumnya juga ada temen saya yang lebih dulu sekolah disekolah tersebut, dia juga mengalami hal sama, karena dia yang lebih dulu beri tahu saya kalau proses belajarnya seperti itu adanya.. Entah memang merupakan peraturan dari pemerintah seperti itu atau tidak, saya tidak tahu.. Yang kedua, saya juga memiliki SIM C hasil nembak/menyogok, pada saat mau membuat SIM pertama kali, saya dinyatakan gagal karena tidak lolos pada tes tahap pertama yaitu tes teori.. Pada saat kedua kalinya saya dikenalkan oleh teman saya yang memiliki kenalan orang dalam untuk membantu melancarkan proses tersebut dengan membayar uang lebih daripada biasanya.. Pada saat pembuatan SIM yang kedua/dengan cara menyogok tersebut, proses pembuatannya hampir sama seperti proses dengan pembuatan secara normal.. Karena yang saya alami lama prosesnya hampir sama dengan cara yang normal, mengikuti tes lalu menunggu untuk hasilnya.. Bedanya yang saat kedua, saya mengikuti tes teori saja dan untuk tes praktik saya hanya mengisi biodata, tidak mengikuti tesnya, dan itu juga untuk mengikuti kedua tes tersebut hanya formalitas saja menurut saya.. mengenai hal-hal tersebut.. apa hukumnya dalam Islam Ijazah dan SIM saya tersebut? kebetulan saat ini saya sedang menganggur, dan saya ingin mencari pekerjaan kembali, masih bolehkah saya menggunakan kembali keduanya? dan sebelum-sebelumnya saya pernah melamar dan mendapatkan pekerjaan dengan menggunakan Ijazah dan SIM tersebut, dan apa hukumnya hasil dari pekerjaan yang dimana saya menggunakan Ijazah dan SIM tersebut? Maaf jika cerita untuk pertanyaan saya terlalu panjang, karena saya ingin kejelasan dengan hukum Islam tentang ini agar saya bisa tenang dalam melamar/melakukan pekerjaan.. Saya ucapkan terimakasih banyak sebelumnya.. Wassalamu'alaikum..
Redaksi salamdakwah.com
1 week ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Apabila anda bisa maka ikutilah aturan-aturan yang sesuai terkait dengan ijazah dan sim dan ulangilah ujian yang anda ikuti. Apabila anda tidak mau melakukan itu maka ketika anda melamar pekerjaan maka anda sampaikan kepada pihak yang mengurusi penerimaan atau pihak yang mewawancarai anda bahwa ijazah dan sim anda peroleh dengan cara begini dan begini sesuai fakta yang jalani. Apabila tetap diterima maka pekerjaan itu tidak masalah bagi anda selama pekerjaan itu jenisnya halal. Wallahu ta'ala a'lam 

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com