SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

apakah semua musafir boleh tidak jumatan


Ikhwan (Jakarta)
5 months ago on Fiqih

Assalaamualaikum saya ingin bertanya apakah semua musafir boleh tidak sholat jumat?
Redaksi salamdakwah.com
5 months ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Musafir hukum asalnya boleh untuk tidak melaksanakan shalat Jum'at. Namun bila seorang musafir sedang singgah atau menetap sementara di suatu tempat kemudian dia mendengar adzan di tempat itu maka dia wajib ikut shalat Jum'at tersebut bila memang dia masih belum berniat melanjutkan perjalannya. Syaikh Utsaimin rahimahullahu ta'alapernah ditanya:

 

 ‏ ما حكم المسافر النازل في بلد ولا يحضر الجمعة لرغبته في الجمع بين الظهر والعصر فيجلس في غرفته ويستمع إلى الخطبة‏؟‏

Apa hukum seorang musafir yang singgah di suatu daerah dan tidak menghadiri shalat Jumat karena ingin menggabungkan antara shalat Dzuhur dan shalat Ashar, lalu diapun berdiam di kamar sambil mendengarkan khotbah?

Beliau menjawab:

فأجاب بقوله‏:‏ لا يحل له ذلك لقوله تعالى‏:‏ ‏{‏يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسَعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ‏}‏ ‏‏

‏ وهي عامة لكل من سمع نداء الجمعة من المسافرين وغيرهم، والآية نزلت في المدينة، والمدينة فيها مسافرون ومقيمون، ولم يستثن الله المسافرين فيجب على من سمع النداء يوم الجمعة ولو كان مسافراً أن يصلي مع المسلمين، وإلا رجلاً يقول‏:‏ أنا لا أستطيع؛ لأنني سأواصل رحلتي وسفري، فهذا يعذر؛ لأنه يفوته مقصوده لو بقي لصلاة الجمعة‏.‏

 

Tidak boleh baginya untuk melakukan hal yang demikian karena Allah ta'ala telah berfirman: 

 

{‏يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسَعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ‏}

 

Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. surat al-Jum'ah ayat 9.  Ayat ini bersifat umum bagi setiap orang yang mendengar adzan jum'at, bait dia itu seorang musafir dan lain-lain. Ayat itu diturunkan di kota Madinah. Di kota Madinah terdapat musafir dan oramg yang mukim. Allah tidak mengecualikan para musafir dari keumuman ayat di atas, maka barang siapa yang mendengar adzan shalat jum'at (meskipun statusnya adalah musafir) maka dia wajib melaksanakan shalat Jumat bersama kaum muslimin. kecuali  orang yang berkata: Saya tidak bisa (shalat Jum'at bersama kaum muslimin.pent) Karena saya akan melanjutkan perjalanan dan safar saya, orang ini diberi udzur, Karena tujuannya  bisa tidak tercapai  jika dia tetap ikut shalat Jumat. Majmu' Fatawa wa Rasail al-Utsaimin. Wallahu ta'ala a'lam

 

© 2022 - Www.SalamDakwah.Com