SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

menunggu beberapa menit di makam setelah mayit dikuburkan


Akhwat (Gresik)
5 months ago on Fiqih

Bismillah, ustadz saya pernah membaca sebuah tulisan dari teman ana, seperti ini : "kalau orang tua setelah dikebumikan, jangan buru2 pulang, tunggulah 10-15 menit krn diwaktu itu malaikat akan datang, jika masih ada anaknya diatas kubur malaikat akan bertanya kepada arwah dengan nada yang rendah". Kurang lebih tulisannya seperti itu ustadz, yang ingin ana tanyakan, apakan tulisan tersebut benar adanya? adakah Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam dan para sahabat mencontohkannya? Jazakallahu khayran, barakallahu fiik
Redaksi salamdakwah.com
5 months ago

 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

 

Terkait keterangan bahwa jika masih ada anak (di kuburan) maka mayit akan ditanya dengan suara rendah. Kami belum tahu dalil yang shahih dan tegas yang mendasarinya. Wallahu a'lam.

Adapun berdiri dan mendoakan mayit setelah prosesi penguburan maka itu memang ada dalil yang mendasarinya.

Ada riwayat Abu Daud, 3221 dari hadits Utsman bin Affan radhiallahu anhu, dia berkata:

كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا فرغ من دفن الميت وقف عليه فقال: استغفروا لأخيكم, وسلوا له بالتثبيت, فإنه الآن يسأل

“Dahulu Nabi sallallahu’alaihi wa sallam ketika selesai menguburkan mayat, beliau berdiri dan mengatakan, “Mintakan ampunan untuk saudara anda semua, dan mohonkan kepadanya keteguhan. Karena dia sekarang sedang ditanya.” 

Doa ini adalah secara mutlak (umum) tanpa ada batasan sekali, dua atau tiga kali. Kalau seorang muslim berdoa untuk saudaranya yang wafat sekali, hal itu cukup. Kalau dia berdoa untuknya tiga kali, maka hal itu lebih utama. Karena Nabi sallallahu alalihi wa sallam biasanya dalam petunjukknya beliau berdoa tiga kali. Diriwayatkan Muslim, 1794.

Tidak mengapa lebih dari tiga kali, karena masalah umum. Karena terus menerus berdoa kepada Allah merupakan suatu yang dianjurkan.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Dianjurkan untuk berdiam beberapa waktu setelah dikuburkan mayat dan berdoa untuk mayat serta memohonkan ampunan untuknya. Hal itu telah ditegaskan oleh Syafi’i dan murid-muridnya juga telah menyepakatinya.” (Syarh Al-Muhadzab, 5/60)

Mula Ali Al-Qori rahimahullah mengatakan, “Sabda Nabi sallallahu’alaihi wa sallam ‘Mohonkan ampunan untuk saudara anda semua’ maksudnya Mohonkan ampunan dari dari saudara mukmin anda. Disebutkan saudara untuk mengasihi dan memperbanyak doa untuknya.” (Mirqotul Mafatih, 1/473)

Syekh Ibnu Baz rahimahullah mengatakan, “Dianjurkan bagi pelayat ketika selesai dikuburkan hendaknya berdiri di atas kuburan mayat dan berdoa memohon ampunan dan keteguhan untuknya tanpa terbatas waktu berdirinya.” (Fatawa Nurun ‘Ala Ad-Darbi, 1/346).islamqa.info

© 2022 - Www.SalamDakwah.Com