SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Akhwat (Blitar)
4 days ago on Fiqih

Dilarang menikah karena adat

Assalamualaikum ustadz, saya wanita berumur 23 tahun. Saya ingin curhat dan bertanya beberapa hal mengenai pernikahan. Jadi beberapa bulan yang lalu saya memang sedang dekat dengan seorang laki laki, dimana dia adalah teman saya sendiri sejak kecil. Dan memang sudah lama sekali kami tidak berjumpa dan berbicara langsung maupun tidak langsung. Meskipun kami dipertemukan mulai dari tk, smp (pernah juga sekelas) kemudian smk sempet juga 1 sekolah. Nah suatu saat kami mulai bertukar nomor telvon dan sejak saat itu kami mulai bertukar cerita. Kemudian ketika ibu saya sakit, saya sempet down waktu itu. Dan sempet ada permintaan dalam hati saya kepada allah swt bahwa ketika keadaan saya begitu saya berharap dikirimkan seseorang yang bisa menghibur saya dan menemani saya. Nah kemudian teman kecil saya tadi malahan yang datang dan menghibur saya dan menemani saya dan sejak saat itu kami mulai dekat. Sampai pada akhirnya ibu saya meninggal dunia. Dan kami masih saja dekat dan malah makin dekat. Sampai pada akhirnya dia mengajak saya untuk berkomitmen. Dan saya juga pertama kali mengenalkan dia kepada keluarga saya sebagai calon saya, dan keluarga saya tidak mempermasalahkan apapun. Hingga ketika dia memperkenalkan saya kepada keluarganya, mereka malah keberatan tentang orang tua saya yang tidak lengkap. Yang katanya tidak boleh menikah jika keluarga pasangan tidak lengkap. Kalau dipaksakan menikah maka akan terjadi tidak baik di rumah tangga kami nantinya. Dan banyak juga contohnya kasus seperti ini dan memaksakan untuk menikah. Dan memang tidak ada solusi untuk itu katanya. Sampai orang tuanya bilang bahwa saya bukan jodohnya dia. Dan aku sama dia sempat down dan juga tidak ingin berpisah satu samalain mengingat kami sudah punya banyak rencana sebelumnya. Dan memang sama sama sudah malas untuk berpacaran dan emang pengen serius. Akhirnya dia berusaha tanya lagi sama orang tuanya. Dan jawabannya pun tetap sama. Nah, pertanyaan saya, apa benar kalau orang tua dia seperti itu dia emang bukan jodoh saya ? bagaimana menurut islam mengenai hal tersebut ? Apakah benar itu semua adalah takdir ? Lalu apa yang harus saya lakukan ? Apakah saya salah jika merasa saya tidak adil jika berpisah hanya karena adat ? Apakah semua ini memang ujian untuk saya ? Karena saya pun merasa saya harus mempertahankan dia karena saya menyukai akhlak nya dia yang baik dan saya merasa berat jika harus melepas dia. Apakah saya salah berbuat demikian ? Terimakasih ustadz atas semua waktunya :)
Ikhwan (Jakarta)
6 days ago on Ibadah

Shalat qashar permanen ditempat kerja

Assalamu'alaikum wr wb ustadz ada kawan saya setiap hari melakukan shalat selalu diqashar dengan alasan jarak antara rumahnya di Bekasi dengan tempat kerjanya dibandara Sukarno Hatta Cengkareng kurang lebih 45 Km, apakah ada dalilnya. Dan tiap hari dia pulang pergi antara tempat tinggalnya dengan tempat kerjanya. Syukron atas penjelasannya ustadz
Akhwat
6 days ago on Keluarga

Suami tidak menafkahi istri namun membantu melunasi hutang ibu

Assalamualaikum ustadz, saya mau tanya.. Suami saya tidak pernah menafkahi saya dan anak krn saya bekerja juga, tapi suami saya selalu membantu ibunya yang memiliki hutang banyak dan selalu berhutang, sedangkan bapak suami saya masih hidup tp suami saya yg slalu dibebankan oleh ibunya, bagaimana pendapat pak ustadz ? Dan apa yg harus saya lakukan ? Terima kasih.
Akhwat (Bandung)
1 week ago on Keluarga

Suami tidak shalat

Assalamualaikum..maaf saya mau bertanya , apakah saya wajib mentaati suami saya padahal dia tidak pernah shalat ? Apakah boleh saya meminta cerai ? Jika saya sedang mengaji, kemudian dia minta di ambilkan makan, apakah saya salah jika saya marah karena merasa terganggu pada saat mengaji ? Mohon pencerahannya yaa ustad/ustadzah .. terimakasih .. wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatu ..
Akhwat (Bungo, jambi)
1 week ago on Fiqih

Apakah pilihan orang tua adalah pilihan Allah.

Assalamualaikum ustadz. Saya adalah seorang perempuan berusia 21 tahun. Jadi beberapa bulan yang lalu saya di kenalkan dengan seorang pria oleh kenalan saya, orang tua saya sangat berharap saya bisa berjodoh dengan pria itu, Tetapi orang tua saya sendiri juga tidak begitu mengenalnya. Dia sering menghubungi saya lewat whatsapps atau telfon. Ustadz apakan telfonan dan saling berbalan pesan adalah hal yang di benarkan? dan dia beberapa kali datang ke rumah saya fikir untuk melamar saya tapi ternyata dia datang hanya untuk melihat saya. Haruskan saya menemuinya ustadz?. Dari yang saya tau pria itu jarang sholat, juga berani mengajak saya berpacaran?. dan saya mulai menceritakan hal itu kepada orang tua saya, tapi orang tua saya kekeh bahwa kepribadianya bisa di rubah saat kami sudah menikah, bahkan orang tua saya sampai sakit karena memikirkan hal tersebut. Sedangkan saya ingin memilih laki laki karena agamanya. Bagaimana saya harus menyikapi hal ini ustadz?. Mohon bimbinganya terimakasih. Wassalamualaikum
Ikhwan (Sulawesi selatan)
1 week ago on Ibadah

Lupa Shalat Karena Ingatan Lemah

Assalamualaikum warahmatullahi wbarakatu. Saya memiliki seorang ibu umur 60 tahun, ibu saya memiliki ingatan jangka pendek yg buruk, jadi ketika tiba waktunya sholat dhuhur ataupun sholat2 lainnya kami anak2 nya selalu mengingatkan ibu kami untuk sholat,, akan tetapi seringkali ibu saya mengaku udah sholat padahal kami tahu bahwa ibu kami belum sholat,, tetapi kami selalu ingatkan dan ibu kami tetap ngotot bahwa dia udah sholat.. pertanyaan saya, apakah ibu saya berdosa karena tdk sholat,,tapi merasa udah sholat...mungkin ada masukan untuk mengatasi ini..terimakasih banyak
Akhwat (Tasikmalaya)
1 week ago on Ibadah

Seseorang yang baru saya kenal mengajak menikah

Assalamualaikum Wr. WB.. Ustad, saya perempuan yang sebentar lagi meninjak umur 25th. Beberapa tahun yang lalu saya berdoa dan memohon kepada Allah SWT untuk dipertemukan dengan jodoh dan disegerakan menikah di umur 25th. Saya menginginkan bisa menikah diumur 25th. Dan beberapa bulan ini, saya didekatkan dengan beberapa pria. Yangmana, saya mohon maaf ustad saya memang mempunyai pacar yang sudah lama hampir 5th dan memang berkomitmen untuk serius melanjutkan kejenjang pernikahan. Tapi kami berhubungan jarak jauh berbeda kota, dan sangat jarang bertemu bahkan hampir tidak pernah. Pada awalnya saya menginginkan bisa menikah dengannya, tapi setelah dipertimbangkan kembali, sikap dan karakternya masih kekanakan-kanakan. Setiap ada masalah selalu di ambil pusing, dan berhari-hari tidak menghubungi. Saya jadi ragu, apa nanti setelah menikah dia akan berubah atau akan tetap seperti itu? Kemudian sekitar 5-6 bulan kebelakang, saya didekatkan kembali dengan teman lama saya. Ikhwan tidak meminta status apa apa kepada saya, dia juga mengetahui bahwa saat ini saya mempunyai pasangan. Kami hanya menjalin hubungan sebatas rekan bisnis. Dan jika memang berjodoh antara kami berdua, kami bersedia. Namun untuk saat ini saya belum mempunyai rasa yang lebih dari seorang teman/rekan bisnis. Dan beberapa hari yang lalu, seseorang yang baru beberapa bulan saya kenal dari media sosial mengajak saya menikah. Dia siap datang kerumah untuk memohon restu kepada orangtua saya, ketika saya siap atau bersedia menikah dengannya. Saya belum pernah bertemu dengannya, bahkan berhubungan via media sosial pun sangat jarang. Tapi dari awal berkenalan dia sudah mengajak saya untuk serius. Dan kalau dilihat pemikirannya sudah dewasa. Alasan dia mengajak saya menikah, katanya karena kita sama-sama ingin memperbaiki diri. Apa yang harus saya lakukan ustad? Mohon pendapatnya, terimakasih. Wassalamualaikum Wr. Wb.
Ikhwan (Jakarta)
2 weeks ago on Aqidah

Saya Non Muslim Menyukai Wanita Berhijab

Assalammualaikum Ustad...saya sangat menyukai wanita muslimah berhijab apalagi hijab syari. Pertanda apakah itu ustad ? Dan keinginan hati kecil saya ingin rasanya mempunyai istri yg soleha ustad. Mohon bimbingannya smntara saya Non Muslim.
Ikhwan (Jakarta)
2 weeks ago on Keluarga

Mas Kawin Pemberian Calon Pengantin Wanita

Asalamualaikum, saya mau bertabya , saya seorang laki laki ingin menikah dengan perempuan, dalam hal ini mas kawin yg diperjanjikan semisal 20 gram, saya mau bertanya apakah semisal 10 gram nya dr si calon pengantin wanita memberikan kepada kita lalu saya menyediakan 10 gram dan kami gabungkan sebagai mas kawin apakah itu diperbolehkan? Dalam hal ini emas yang diberikan si wanita itu sudah sah menjadi hak milik saya sebagai calon pengantin pria. Terima kasih, wasalamualaikum
Akhwat (Jakarta)
2 weeks ago on Keluarga

Pisah Ranjang Dan Tidak Diberi Nafkah

Assalamualikum Ustadz... Saya sudah menikah selama 2tahun tetapi selama 2 tahun ini saya berpisah ranjang dgn suami saya dan selama saya hamil pun, tidak beri nafkah lahir batin dan skrng setelah anak saya lahir diberi nafkahpun jarangĀ² tidak selalu setiap bulan.. Saya berpisah dengan suami saya karna saya jengkel dengan orang tua suami saya yang selalu saya ikut campur dengan urusan rumah tangga saya...
Akhwat (Tasikmalaya)
2 weeks ago on Riba

Pelunasan Hutang

Assalamualaikum ustadz, akhir" ini saya selalu ditagih untuk melunasi hutang, namun bukan saya yg berhutang melainkan ibu saya, awalnya beliau meminjam uang ke koperasi desa untuk membantu saudara saya dan pembayarannya akan dicicil oleh saudara saya..awal" pinjaman saudara saya membayar namun sekarang dia sudah tidak mampu untuk membayar cicilannya.. Ibu saya tidak berdiskusi pada saya dan adik" saya ketika akan meminjam uang untuk saudara saya, karena ibu saya janda pada akhirnya beliau meminta bantuan saya untuk melunasi hutang tersebut.. namun saya hanya seorang istri biasa sedang adik" saya belum bekerja, saya dapat membayar semampu saya dengan uang pemberian dari suami saya.. karena kami mencicil dengan junlah yg kecil, pimpinan koperasi selalu memperingati untuk secepatnya dapat melunasi hutang tersebut, lalu sekarang saya harus bagaimana ustadz? Saya mau bekerja tetapi suami saya keberatan, adik saya belum juga mendapat pekerjaan dan semua sertifikat tanah milik alm bapak saya pun sudah dipinjam semua oleh saudara saya itu, saya juga khawatir sertifikat itu dipakai untuk apa..mohon bantuannya ustadz saya butuh solusi karena saya merasa hidup tidak tenang karena hutang yang dibuat oleh orang lain.. semoga ustadz dapat memberi solusi.. terima kasih
Akhwat (Ciamis)
2 weeks ago on Ibadah

Wudhu Saat Ada Anggota Wudhu Yang Terluka

Assalamu'alaikum ka, saya mau tanya. Gimna hukumnya kalo kita itu wudu tapi di anggota wudu itu ada luka dan kata dokter biar cpet sembuh, jangan kena air, tapi itukan wajib d basuhnya.
Akhwat (Cirebon)
2 weeks ago on Keluarga

Suami yang pergi dari rumah

Assalamualaikum ustadz, saya baru saja menikah 6bulan yang lalu skrg suami saya pergi dari rumah dan tinggal dirumah orgtuanya udah satu Minggu ini. Dikarna kan dia marah sama saya ustad dia cemburu gara2 ada yg wa ke nomer saya yaitu cowok tapi saya tidak kenal dan tidak tau maksud org itu wa ke nomer saya apa dan saya sudah sampe bersumpah saya tidak kenal dgn org tersebut tapi suami saya tidak mau tau, bahkan dia lebih memilih meninggalkan saya sampe skrg, saya jadi serba salah saya gatau harus gimana ustad mohon pencerahannya. Terimakasih, wa'allaikum salam wr.wb
Akhwat (Sidoarjo)
2 weeks ago on Keluarga

Cerai Talak

Asalamualikum wr wb.. perkenalkan nama saya vika.. saya mau bertanya seputar masalah cerai talak. Suatu ketika saya bertengkar hebat dengan suami saya hingga saya mengucap kamu buka suami saya lagi, tapi suami saya tidak meng iya kannya.. lalu pada malam harinya kami melakukan hubungan suami istri. Tapi ke esokan paginya saya hendak pergi keluar rumah ketika suami saya bertanya hendak kemana saya tidak menjawabnya sehingga sepertinya dia marah terhadap saya . Lalu sepulang saya dari pergi tiba2 suami saya sudah mandi dan bergegas pergi dan saya tidak perbolehkan karena sebelumnya dia kalo pergi tidak pulang lagi... lalu dia tetap bersikukuh pergi dan mengucapkan mulai sekarang kamu bukan istri saya lagi sambil berkata ini kan yang kamu inginkan kemarin saya kabulkan sambil mengungkit semua kesalahan saya.. tapi saya benar2 lupa apakah saat itu dia mengucap saya ceraikan kamu.. yang saya ingat dia mengucap mulai sekarang kamu bukan istri saya.. yang mau saya tanyakan bagaimana hukumnya pernikahan saya sekarang ini ? Apakah masih sah atau sudah sah talaknya? Dan apakah ini sudah talak 3 yang berarti ini bercerai? Karena sesungguhnya saya tidak ingin berpisah dan masih ingin mempertahankan rumah tangga saya.. trims... wassallam
Akhwat (Lamongan)
3 weeks ago on Keluarga

Orang tua atau Suami?

Assalamu'alaikum saya ingin bertanya, saya mendapati suatu masalah dimana saya harus memilih antara orang tua atau suami. dulu orang tua saya menyetujui saya menikah dengan suami dg syarat suami mau tinggal di Lamongan bersama dg keluarga saya. namun seiring berjalannya waktu, ternyata banyak hal suami saya tidak cocok dengan pemahaman keluarga lamongan. dan akhirnya saya diajaknya ikut ke bekasi dengan suami saya. orang tua saya pernah cek cok dengan suami saya. apalagi suami saya terkadang marah sampai banting barang barang. singkat cerita , orang tua saya menyuruh saya bercerai dg suami saya jika suami saya tidak mau hidup di lamongan, namun disisi lain saya tidak ingin bercerai dari suami saya, orang tua saya berkata jika saya tetap ikut bersama suami maka orang tua saya sudah tidak mau meneriama saya lagi dan saya bukan anaknya lagi. apa yang harus saya lakukan ustad? mohon pencerahannya.

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com