SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:
Akhwat (Jakarta)
2 days ago on Keluarga

Hubungan Tak Direstui Keluarga

Assalamu'alaikum ustadz, saya ingin bertanya.. Saya sebelumnya sudah dilamar dengan seorang laki2, dan kita sudah menentukan hari pernikahan. Namun pada saat setelah lamaran saya dan calon tersebut dihadapi masalah. Dikarenakan emosi masing2 akhirnya laki2 tersebut meminta acara nya dibatalkan saja. Namun beberapa hari setelahnya saya dan calon kembali berbaikan tetapi tiba2 hati saya menjadi ragu juga beberapa sifatnya yg belum berubah. Setiap membahas pernikahan kita kembali ribut. Sampai akhirnya saya memilih untuk dibatalkan saja. Ibunya dan ibu saya berusaha untuk mempertahankan namun saya masih dalam keadaan emosi dan masih menolak untuk melanjutkan. Akhirnya pernikahan tersebut dibatalkan ustadz. Setelah beberapa bulan, saya menyesali keputusan tersebut dikarenakan saya mengambil keputusan itu dlm keadaan emosi. Kemudian lelaki ini menghubungi saya kembali dan menyampaikan niatnya bahwa ia ingin untuk menikah saya tetapi terkendala dengan ibunya. Karena ibunya tersinggung dengan sikap saya pd saat itu. Saat ini lelaki tersebut ingin mengusahakannya terlebih dahulu. Saya bingung harus bagaimana? Karna saya juga ingin lelaki tersebut menjadi suami saya kelak.
Ikhwan (Tangerang)
2 days ago on Fiqih

sudah ingin menikah tapi orang tua belom cocok dengan calon

assalammuálaikum ustadz ijin mau bertanya,saya sudah ingin menikah dan alhamdulillah sudah mempunyai calon,sudah bertemu antar keluarga jg dan sudah menentukan tanggal lamaran dan pernikahan namun seiring berjalannya waktu ternyata orang tua masih merasa belum cocok dengan calon istri dikarenakan pekerjaan yang belum tetap dan dikeluarganya memiliki cacat keturunan dimana adiknya maaf memiliki tubuh yg pendek ustadz ditakutkan nanti saya mempunyai anak yg pendek pula,selain itu keluarga jg khawatir kalau ketika nanti setelah menikah bapak mertua akan ikut campur urusan keluarga saya dengan istri karena sekilas terlihat beliau merupakan orang yang dominan dan juga takut saya akan menjadi tulang punggung di keluarga besarnya mereka karena ortu calon adalah pensiunan dan masih punya adik untuk dikuliahi,apa yang harus saya lakukan ustadz dalam kondisi ini?sementara nafsu syahwat saya sudah tidak dapat dibendung lagi tapi orang tua memberikan pilihan untuk mencari lagi yg lain sementara saya sudah sayang dengan calon saya ini dan siap menerima calon apa adanya,sudah mencoba untuk berbicara lagi dengan orang tua namun jawabannya tetap sama ustadz yaitu cari yang lain,saya takut ustadz karena akan menyakiti hati calon istri dan keluarganya sementara saya tidak mau kehilangan calon karena calon menerima saya apa adanya,mohon pencerahannya ustadz terima kasih
Akhwat (Yogyakarta)
3 days ago on Ibadah

membaca bacaan tahiyat akhir di rakaat 3 padahal shalatnya adalah jenis shalat empat rakaat?

membaca doa tahiyat akhir di rakaat ke tiga tapi belum selesai ( setengah ) lal teringat kalo rakaat 3 lalu langusng ke rakaat 4 perlu sujud sahwi? sebelum sesudah?
Akhwat (Jakarta)
4 days ago on Keluarga

Seorang Laki-Laki Meminta Istrinya Mencarikan Istri Baru

Assalamu'alaikum ustadz saya ibu 2 anak dan sekarang anak saya yang ke 2 usianya baru 23 hari Bagaimana jika suami meminta saya untuk mencarikan istri baru untuknya, saya kira itu bercanda tapi beberapa kali dia memintanya dan dia ingin perempuan tersebut yg akur dengan saya... Saya mengerjakan pkerjaan rumah semuanya sendiri tanpa bantuan suami karna sy tau dia sudah bekerja cuma saya terkadang lelah mnjalani ini... Apa saya harus mencarikan istri baru untuk suami saya meski hati ini belum ikhlas ustadz mohon jawabanya.. . Syukron.. . 🙏🙏
Akhwat (Jakarta)
4 days ago on Keluarga

Menyikapi Anak Tiri Setelah Menikah

Assalamualaikum Ustadz jika Ada seorang janda yang memiliki seorang anak perempuan, dan saat ini sedang taaruf dengan seorang duda yang ternyata memiliki anak laki2.. selama masa taaruf, merasa memiliki kecocokan, tp mereka khawatir dengan status anak2 mereka, setelah menikah apa anak perempuan si akhwat dan anak laki2 si ikhwan tersebut menjadi mahrom? kalau bukan mahrom bagaimana mereka menyikapinya agar tidak memberatkan anak nantinya? apa perlu taaruf dilanjutkan atau di sudahi saja? Jazakallahu khairan
Akhwat (Pinrang)
4 days ago on Fiqih

Istinsyaq Dalam Wudhu

Bismillaah ,afwan apakah hukumnya istinsyaq dalam berwudhu ? Saat sy berwudhu sebelah hidung tersumbat sehingga air hanya terhirup di satu lubang dan lubang satunya tidak terhirup disebabkan hidung tersumbat . Apakah wudhu saya sah ? Tapi saat selesai sholat hidung saya sudah kembali normal apakah wudhu dan sholat harus saya ulang?
Akhwat (Jakarta)
5 days ago on Fiqih

MEMBAYAR KAFARAT

Assalamualaikum Ustadz. Saya remaja berusia 17 tahun yang baru akan memasuki dunia kuliah. Saya punya beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan kafarat ini. Permasalahan pertama. Alhamdulillah, saya mulai memperdalam ilmu agama di beberapa tahun terakhir. Saya baru mengetahui perlunya kita membayar kafarat saat melakukan dosa tertentu, misalnya saat melanggar sumpah atau melakukan onani di puasa Bulan Ramadhan (mohon dikoreksi jika salah). Saya menjadi sangat khawatir karena mengingat banyaknya dosa yg telah saya lakukan di masa lalu. Karena dahulu saya masih awam dan tidak tau akibatnya, saya seringkali melakukan dosa-dosa tersebut hingga sekarang lupa jumlah melakukannya. Bagaimana saya menghitung pembayaran kafaratnya ya Ustad? Lalu, masalah kedua. Dari informasi yang saya baca di website dakwah, kafarat dari onani di siang hari bulan Ramadhan sama dengan berhubungan badan suami istri. Apakah benar? Lalu jika benar, apakah saya boleh memilih untuk membayar kafarat dengan memberi makan 60 orang miskin daripada puasa 2 bulan berturut-turut dengan alasan ragu akan kemampuan saya (karena jadwal mahasiswa baru padat/kurang jelas dan kondisi keluarga/lingkungan yang kurang mendukung)? Adakah batasan untuk dikatakan 'mampu' berpuasa 2 bulan berturut-turut? Oiya Ustadz, saya belum punya penghasilan pribadi karena penghasilan saya hanya dari orang tua. Apakah saya sebaiknya menyicil/menunda pembayaran kafarat hingga punya penghasilan sendiri atau meminta uang dari orang tua saya? Atau adakah cara lain? Saya sejujurnya sangat malu Ustadz untuk mengakui aib saya ke orang tua saya. Saya mohon jawaban dan solusinya Ustadz karena saya masih sangat awam dan tidak bisa berhenti memikirkan hal ini. Syukron, wassalamualaikum.
Akhwat (Makassar)
5 days ago on Keluarga

Tentang Pekerjaan Calon Suami

Assalamu'alaikum.. wr.wb Perkenalkan ustad , saya dari Makassar . Saya ingin bercerita sedikit, beberapa bulan lagi saya akan melangsungkan lamaran dengan seseorang. Dia bekerja di salah satu hotel, dan tidak asing di tempat nya ada minuman2 yang dilarang oleh Allah SWT. Saya sudah mencoba untuk berdiskusi, jgn bekerja seperti itu lagi . Dan dia menjawab dia menyukai pekerjaan ini, ini tidak haram saya hanya profesional dalam bekerja . Tetapi jika kamu ingin saya bekerja yang lain saya akan mencoba mencari tapi tidak secepat yang dibayangkan butuh proses . Saya harus bagaimana ustad , mohon beri saya pengarahan . Saya berfikir saya akan menikah sekali seumur hidup , saya tidak mau rumah tangga saya berantakan . Saya hanya ingin mendapatkan ridho surga bersama suami saya dan calon anak2 kami. Saya sangat dilema . Saya sudah shalat istikharah dan Allah meyakinkan kata hati saya . Tolong dijawab . Terima kasih Ustad . Wassalamu'alaikum.. wr,wb
Akhwat (Malang)
6 days ago on Keluarga

Sikap Suami Kasar

Assalamualikm ustad, suami saya mudah sekali marah dalam hal sekecil apapun, dan ketika marah selalu menghina saya "bodoh, goblok, gak bisa menyenangkan suami, gak bisa ngapa2in" Padahal saya selalu melaksakan kewajiban sebagai istri. Jika saya membela diri saya dia semakin marah, dan mengancam akan memukul saya. Apakah saya dosa jika saya membela diri saya saat saya dihina? Terimakasih..
Ikhwan (Jakarta)
6 days ago on Fiqih

Menonton Porno Termasuk Dosa Besar?

Assalamualaikum pak ustad. Mohon maaf ini aib. Saya pernah beli konten porno berbayar dari sebuah web yang menjualnya, tapi hanya saya gunakan untuk diri saya sendiri dan tidak pernah saya sebarkan. Apakah ini termasuk dosa besar pak ustad? Dan bagaimana cara taubatnya?
Ikhwan (Tasikmalaya )
1 week ago on Ibadah

Puasa Qodo

Assalamualaikum ustadz. Saya ramadhan ini hanya berpuasa 29 hari. Soalnya saya pernah malam harinya lupa untuk niat kemudian baru bangun setelah subuh datang. Dan katanya kalau tidak niat puasa tidak sah jadi saya tidak puasa. Astagfirullah. Apakah untuk mengqhada nya saya hanya harus puasa saja atau harus disertai membayar fidyah? Kalau harus dengan fidyah kemana saya harus bayar? Terima kasih
Ikhwan (Sawangan)
1 week ago on Ibadah

Dosa Meninggalkan Pengganti Shalat Jum'at

Ustadz, dalam masa pandemi ini, saya mengikuti fatwa MUI bahwa shalat jum'at ditiadakan dan diganti dengan shalat dzuhur jika pada kawasan yang tidak terkendali, apakah dosa pengganti shalat jum'at pada shalat dzuhur sama seperti meninggalkan shalat jum'at ? Dimana dosa keduanya sama-sama besar namun agak berbeda, yaitu shalat jum'at jika ditinggalkan dengan sengaja 3x berturut-turut maka Allah SWT akan mengunci pintu hati bagi yang meninggalkannya, apakah shalat dzuhur pengganti shalat jum'at jika ditinggalkan berturut-turut dengan sengaja selama 3x juga sama konsekuensinya dengan meninggalkan shalat jum'at ?
Ikhwan (Cirebon)
1 week ago on Keluarga

Ibu Yang Menyebar Aib

Ibu saya sering mengumbar aib keluarga y sendiri mulai dari anak menantu sampe suami y, Sekarang sya dan ibu sya lagi tidak akur ,minggu depan sya akan nikah, pikir sya biar biar sya bisa baikan kn apalagi mau nikah tapi maaf sya gx diladenin , jadi sya hars bagaimna dihari H y
Ikhwan (Jakarta)
1 week ago on Fiqih

Melihat Lawan Jenis Dibolehkan Karena Kita Boleh Menikah Berdasarkan Fisik?

Assalamu’alaikum ustad,saya adalah laki laki yang belum menikah saya ingin bertanya bagaimana hukummnya jika melihat perempuan yang tidak berhijab tetapi saya berniat hanya untuk melihat wajahnya saja tidak untuk melihat auratnya bagaimana hukummnya ustad sedangkat kita boleh menikahi perempuan karena kecantikannya,terima kasih
Akhwat (Bogor)
1 week ago on Keluarga

Istri Meminta Pindah Rumah Karena Mertua Ikut Campur

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... Saya dan suami tinggal satu atap dengan mertua. Mertua saya selalu ikut campur rumah tangga saya, seperti: dalam menata peralatan rumah harus sesuai dengan maunya, masak harus sesuai selera beliau kalo tidak sesuai dikoreksi ulang sama beliau, setiap saya beberes dirumahnya beliau selalu melakukan ulang apa yg saya lakukan, ikut campur dalam hal mengurus anak saya, dan masih banyak ikut campur yg dilakukan mertua saya, intinya saya harus melakukan sesuai dengan selera mertua saya. Kadang saya suka merasa apa yang saya lakukan tidak pernah benar dimata mertua. Dan kaka ipar saya selalu kritik tentang rumah tangga saya, seperti cara mendidik anak, cara mengurus rumah tangga. Karena rumah saya satu atap dengan mertua, saya merasa tidak punya privasi apapun dalam rumah saya. Semua aktivitas yg saya lakukan selalu diperhatikan mertua dan kaka ipar. Saya sering membicarakan kepada suami untuk pindah rumah atau ngontrak rumah karena hal tersebut, dan suami sudah sampaikan ke mertua soal pindah rumah mau ngontrak, dan jawaban mertua tidak mengizinkan pindah rumah dengan alasan kesepian. Padahal rumah kaka ipar tidak jauh dari rumah mertua, dan kaka ipar sering menjenguk orang tuanya tersebut, dan kami berdua walaupun nanti pindah rumah tetap menjenguk mertua. Bagaimana saya menyikapi sikap mertua saya? Dan bolehkah saya pindah rumah dengan alasan seperti itu? Jazakumullahu khairan

PANDUAN MEMBUAT PERTANYAAN

  1. Ini adalah halaman untuk input pertanyaan seputar Islam.
  2. Jangan mem-posting pertanyaan di halaman forum.
  3. Sebelum posting pertanyaan gunakan fasilitas pencarian (search) di halaman berikut terlebih dahulu untuk memastikan pertanyaan Anda belum pernah diposting sebelumnya oleh user lain:
  4. Pilih kategori pertanyaan sesuai dengan tema pertanyaan.
  5. Gunakan kalimat yang jelas agar team redaksi SalamDakwah mudah memahami pertanyaan dan dapat memberikan jawaban sesuai yang diinginkan.
  6. Pertanyaan yang telah dijawab akan ditampilkan di halaman Tanya Ustadz.
  7. Semua pertanyaan Anda baik yang telah atau belum dijawab bisa dilihat di halaman Pertanyaan Saya (Klik nama Anda setelah login di menu paling kanan di menu bar)
  8. Pertanyaan akan dijawab oleh team redaksi SalamDakwah sekitar 1 - 7 hari.
  9. Demi alasan kehati-hatian tidak semua pertanyaan akan dijawab. Hanya pertanyaan yang telah ada fatwa dari ulama' yang akan dijawab.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com