jQuery Mobile Framework

Navigation Search

Tanya Ustadz

Hukum Berdo\'a Meminta Ampunan Untuk Kedua Orang Tua Saat Sujud Dengan Doa Dari Al-Quran

Kamis, 13 Juni 2013 , 17:06:50
Penanya : Ikhwan
Daerah Asal : jakarta

Assalamu'alaikum warahmatullah
Ustadz terkadang saat sujud saya membaca do'a رب غفرلي ولوالدي وارحما كما ربياني صغيرا
apa hukum membaca do'a tersebut saat sujud.

Jawab :


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Ada dua pandangan yang mungkin akan muncul bagi orang yang mengamati susunan do'a Anda yang Anda panjatkan kala sujud:

Pertama:
Berdo'a dengan do'a tersebut sama dengan membaca ayat Al-Qur'an, sebab susunan do'a di atas apabila diperici merupakan gabungan dua ayat Al-Qur'an, yaitu:

Surat Al-isra' ayat 24:


وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا


Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".
 
Dan surat Nuh ayat 28


رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا


Ya rabbku! ampunilah Aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahKu dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan".

Ketika itu, do'a dengan susunan ini dianggap bermasalah oleh sebagian orang karena Al-Qur'an tidaklah boleh dibaca saat sujud berdasarkan hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Meski demikian, pendapat yang kuat adalah dibolehkannya membaca do'a yang ma'tsur dalam Al-Qur'an bila tujuan pembaca adalah berdo'a dan bukan membaca Al-Qur'an. Ada pertanyaan yang ditujukan kepada Komite Tetap Fatwa dan Riset Ilmiah Arab Saudi:
Pertanyaan:
Kita mengetahui bahwa tidak diperbolehkan membaca Al-Qur'an kala sujud, akan tetapi ada beberapa ayat yang mengandung doa seperti firman Allah ta'ala (Ali Imron:8):

 
رَبَّنَا لا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ


(Mereka berdoa): "Ya Rabb Kami, janganlah Engkau jadikan hati Kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada Kami, dan karuniakanlah kepada Kami rahmat dari sisi Engkau; karena Sesungguhnya Engkau-lah Maha pemberi (karunia)".
Maka apa hukumnya membaca ayat ini kala sujud dalam rangka berdo'a dan bukan bertujuan membaca Al-Qur'an;

Jawaban:
Itu tidak apa-apa jika membacanya untuk berdo'a dan bukan bertujuan membaca Al-Qur'an. Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 6/443 no.7921

Kedua:
Berdo'a dengan susunan do'a semacam ini tidaklah dianggap membaca Al-Qur'an, karena ketika dua bagian ayat digabung dan dijadikan satu maka ia bukan lagi dianggap ayat, ketika itu maka membaca susunan do'a semacam ini tidaklah dipermasalahkan. Apapun itu, sebaiknya memilih do'a dengan makna yang sama tapi dengan susunan kata yang berbeda dengan susunan kata diatas sehingga bisa menghindari perselisihan.


والله تعالى أعلم

Oleh : Mukhsin Suaidi
Sudah dibaca oleh 1339 orang

Share:

Follow Us: