jQuery Mobile Framework

Navigation Search

Forums - Kompilasi Tanya Jawab

BOLEHKAH MENGGABUNGKAN DUA NIAT PUASA DALAM SATU KALI PUASA? (Ustadz Muhammad Wasitho, MA)

Ahad, 07 Juli 2013 , 03:24:52
Oleh : Ummu Adam

Pertanyaan :

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ma'af mau tanya, bolehkah kita menyatukan niat puasa nazar dg puasa yg lainnya? Terimakasih.

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, MA :
(Disusun Di BBG Majlis Hadits: Tanya Jawab Masalah 347)

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Hukum menggabungkan 2 niat puasa dlm satu kali puasa (seperti puasa nadzar dengan puasa sunnah hari Senin, atau puasa kaffaroh atau Qodho Romadhon dengan puasa sunnah hari Kamis, atau puasa sunnah hari Senin dengan puasa sunnah ayyaamul Biidh) adalah TIDAK BOLEH menurut Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah dan Fatwa Komite Tetap untuk Riset Ilmiyah n Fatwa Kerajaan Saudi Arabia. Akan tetapi, Hendaknya setiap puasa diniatkan secara tersendiri tanpa disatukan dengan niat puasa sunnah yg lainnya dlm satu hari.

Jadi, jika seseorang melakukan puasa nadzar atau Qodho Romadhon bertepatan dengan hari Senin, atau Kamis, atau Ayyaamul Biidh (tanggal 13, 14, 15 bulan Hijriyah), maka ia diharapkan mendapat 2 pahala. Yakni pahala puasa nadzar dan pahala puasa hari Senin atau Kamis tsb.

Demikian jawaban yg dapat kami sampaikan. Smg mudah dipahami dan menjadi ilmu yg bermanfaat.
Wallahu a'lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.

(*) Blog Dakwah Kami:
http://abufawaz.wordpress.com