SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hukum Istri Menolak Ajakan Suami (Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, MA)


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
6 years ago

Tanya:
Afwan Ustadz ada pertanyaan lagi dari member Ai-321 :

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, ustadz, gimana hukumnya bila istri tdk mau diajak suaminya menemaninya di luar daerah, dimana suaminya bekerja, maaf sekalian kalau ada hadistnya.
Terima kasih Ustadz
Baarakallahu fiykum

Jawab:
Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, MA
(Disusun di bbg Majlis Hadits: Tanya Jawab Masalah 436)

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Pada dasarnya seorang istri wajib taat dan patuh terhadap perintah dan ajakan suaminya, baik dlm perkara-perkara agama yg hukumnya wajib, sunnah, maupun dlm hal-hal yg bersifat mubah spt suami mengajaknya makan bersama di luar rumah, jalan-jalan ke luar kota utk refreshing, atau menemaninya di tempat kerjanya.

» Hal ini dikarenakan kedudukan suami dlm agama Islam sangat tinggi, sehingga dlm suatu hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda:

لو كنت آمرا لأحد أن يسجد لأحد لأمرت المرأة أن تسجد لزوجها

Artinya: "Kalau sekiranya aku (diizinkan Allah) memerintahkan seseorang agar sujud kpd orang lain, niscaya aku akan perintahkan seorang istri agar sujud kpd suaminya." (HR. At-Tirmidzi dan Al-Hakim).

» Dan dlm hadits yg lain, beliau bersabda:

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina), dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, “Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka.” (HR. Ahmad).

Hadits-hadits ini menunjukkan betapa wajibnya seorang istri melayani, menghormati dan mentaati suami dlm setiap kebaikan.

» Dengan demikian, seorang istri jika menolak ajakan suaminya utk menemaninya bekerja di luar kota tanpa alasan syar'i apapun, dan tanpa alasan yg dpt diterima secara akal, maka ia telah berbuat dosa karena meninggalkan kewajiban taat dan patuh kpd suami. Dan ini termasuk kedurhakaan kpd suami yg dapat menjerumuskan pelakunya ke dlm api neraka.

» Adapun jika istri menolak ajakan suaminya dan tidak bersedia menemaninya pergi ke luar kota di tempat kerjanya karena adanya alasan-alasan syar'i seperti sakit berat yg menyulitkannya pergi jauh, atau lingkungan di sekitar tempat kerja suami sangat buruk yg bisa mengkhawatirkan akan merusak agama dan akhlak dirinya dan keluarganya, dan alasan selainnya, maka ia tidak berdosa dan bukan termasuk bentuk kedurhakaan kpd suami. Bahkan sudah semestinya seorang suami memaklumi dan menyayanginya serta tidak mengajaknya secara paksa pergi ke luar kota karena adanya alasan-alasan syar'i tsb.

Demikian jawaban yg dapat kami sampaikan. Smg mudah dipahami dan menjadi ilmu yg bermanfaat. Wallahu a'lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.

(Klaten, 14 Shafar 1436 / 7 Desember 2014)

___________________
@UmmuAdamZak

Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com