SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Audio: Dilihat Dari Syariah: BPJS - Ustadz DR. Erwandi Tarmidzi


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
5 years ago

Dilihat Dari Syariah: BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial)

[Ustadz DR. Erwandi Tarmidzi]

Dialog dan Kajian Ilmiyah
Rangkuman diskusi bersama Ustadz Erwandi Tarmidzi :

BPJS dikategorikan menjadi 3;

1. PBI (Peserta Bantuan Iuran) - Kategori Miskin
Murni GRATIS subsidi pemerintah bagi WNI yg telah direkomendasikan sbg warga yg tidak mampu
(Tdk dipungut bayaran apapun dari warga negara, murni bantuan negara)

2. Non PBI diperuntukkan bagi PNS/POLRI/TNI/ABRI, organisasi, lembaga dan perusahaan
Dana ditanggung oleh instansi yang bersangkutan, semua pesertanya GRATIS.

3. Mandiri
Bersifat premi iuran dgn 3 kategori kelas, jika terjadi keterlambatan menyetor iuran maka terkena denda dan ini masuk kategori unsur riba dan ghoror.

Jadi, BPJS yg diperbolehkan adalah kategori 1 dan 2, karena murni gratis tanpa premi dan tanpa denda (jika telat byr).

Sedangkan kategori 3, haram untuk diikuti dgn bebrp penjelasan di atas.

Dan jika kita tdk masuk masuk kategori 1 (krn tdk ada rekomendasi dari RT bahwa kita tdk mampu), kita juga tdk bisa ikut kategori 2 (karena kita bukan PNS ato semisal) maka bisa dilakukan mendaftar BPJS ketika kondisi dlm kedaruratan.

Contoh;
Ada seseorang yg sakit parah hingga harus keluar biaya puluhan juta. Awalnya keluarganya bukan kategori orang miskin, namun saat itu mereka benar-benar tdk mampu membayar biaya sebesar itu..maka boleh bagi mereka mendaftar BPJS kategori 1, tentu dgn pengantar dari RT/RW setempat.

Thn 2015 semua perusahaan/lembaga/organisasi harus menyelenggarakan program ini untuk para karyawannya.

Faedah lain :

Bolehnya pegawai swasta memanfaatkan asuransi yg diberikan oleh perusahaanya jika tidak dipotong dari gajinya. Karena itu adalah pemberian (hadiah) dari perusahaan, maka boleh dimanfaatkan meskipun ada unsur ghoror (tdk jelas utk siapa, untung-untungan; tapi utk kemashlahatan masih bisa ditolerir) dgn sistem asuransi tsb.

Dibayar instansi/perusahaan tdk dipotong gaji boleh (hadiah). Hadiah boleh mengandung ghoror.
Andaikan dipotong gaji pun (dipaksa) boleh. Akadnya bukan tukar menukar uang (tdk ada perjudian).

Jika dipaksa dipotong gaji maka kaidah darurat -boleh- dgn syarat gunakan sejumlah uang gaji yg dipotong saja.

Wallahu a'lam.

---

Bismillah, berikut link Dialog dan Kajian Ilmiyah Ustadz DR. Erwandi Tarmidzi ttg BPJS hari Ahad 30 Al-Muharram 1436 / 23 November 2014 di Masjid Pogung Raya Yogyakarta.

http://goo.gl/N30MZT
(Penjelasan Ustadz Erwandi Tarmidzi dpt didengarkan setelah 35 menit audio)

Silahkan klik dan dengarkan atau download.

___________________
@UmmuAdamZak

Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com