SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Teladan Istri Yang Berusaha Memahami Suami


JengNiken
JengNiken
8 years ago

Teladan Istri Yang Berusaha Memahami Suami

Hendaknya seorang istri berupaya memahami suaminya. Ia tahu apa yang disukai
suami hingga ia berusaha memenuhinya. Dan ia tahu apa yang dibenci suami hingga
ia berupaya untuk menjauhinya, dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat
kepada Allah.

Berikut ini dengarkanlah kisah seorang istri yang bijaksana yang berupaya
memahami suaminya.

Berkata sang suami kepada temannya:

“Selama dua puluh tahun hidup bersama belum pernah aku melihat dari istriku
perkara yang dapat membuatku marah.”

Maka berkata temannya dengan heran:

“Bagaimana hal itu bisa terjadi.”

Berkata sang suami:

“Pada malam pertama aku masuk menemui istriku, aku mendekat padanya dan aku
hendak menggapainya dengan tanganku, maka ia berkata: ‘Jangan tergesa-gesa wahai
Abu Umayyah.’

Lalu ia berkata:

‘Segala puji bagi Allah dan shalawat atas Rasulullah… Aku adalah wanita asing,
aku tidak tahu tentang akhlakmu, maka terangkanlah kepadaku apa yang engkau
sukai niscaya aku akan melakukannya dan apa yang engkau tidak sukai niscaya aku
akan meninggalkannya.’ Kemudian ia berkata: ‘Aku ucapkan perkataaan ini dan aku
mohon ampun kepada Allah untuk diriku dan dirimu.’”

Berkata sang suami kepada temannya:

“Demi Allah, ia mengharuskan aku untuk berkhutbah pada kesempatan tersebut. Maka
aku katakan: ‘Segala puji bagi Allah dan aku mengucapkan shalawat dan salam atas
Nabi dan keluarganya. Sungguh engkau telah mengucapkan suatu kalimat yang bila
engkau tetap berpegang padanya, maka itu adalah kebahagiaan untukmu dan jika
engkau tinggalkan (tidak melaksanakannya) jadilah itu sebagai bukti untuk
menyalahkanmu. Aku menyukai ini dan itu, dan aku benci ini dan itu. Apa yang
engkau lihat dari kebaikan maka sebarkanlah dan apa yang engkau lihat dari
kejelekkan tutupilah.’

Istriku berkata: ‘Apakah engkau suka bila aku mengunjungi keluargaku?’
Aku menjawab: ‘Aku tidak suka kerabat istriku bosan terhadapku’ (yakni si suami
tidak menginginkan istrinya sering berkunjung).

Ia berkata lagi: ‘Siapa di antara tetanggamu yang engkau suka untuk masuk ke
rumahmu maka aku akan izinkan ia masuk? Dan siapa yang engkau tidak sukai maka
akupun tidak menyukainya?’
Aku katakan: ‘Bani Fulan yang sebelah situ adalah kaum yang shaleh dan Bani
Fulan yang sebelah sana adalah kaum yang jelek.’”

Berkata sang suami kepada temannya:

“Lalu aku melewati malam yang paling indah bersamanya. Dan aku hidup bersamanya
selama setahun dalam keadaan tidak pernah aku melihat kecuali apa yang aku
sukai.

Suatu ketika di permulaan tahun, tatkala aku pulang dari tempat kerjaku, aku
dapatkan ibu mertuaku ada di rumahku. Lalu ibu mertuaku berkata kepadaku:
‘Bagaimana pendapatmu tentang istrimu?’”

Aku jawab: “Ia sebaik-baik istri.”

Ibu mertuaku berkata:

“Wahai Abu Umayyah.. Demi Allah, tidak ada yang dimiliki para suami di
rumah-rumah mereka yang lebih jelek daripada istri penentang (lancang). Maka
didiklah dan perbaikilah akhlaknya sesuai dengan kehendakmu.”

Berkata sang suami:

“Maka ia tinggal bersamaku selama dua puluh tahun, belum pernah aku mengingkari
perbuatannya sedikitpun kecuali sekali, itupun karena aku berbuat dhalim
padanya.”

Alangkah bahagia kehidupannya…! Demi Allah, aku (penulis kisah, red) tidak tahu
apakah kekagumanku tertuju pada istri tersebut dan kecerdasan yang dimilikinya?
Ataukah tertuju pada sang ibu dan pendidikan yang diberikan untuk putrinya?
Ataukah terhadap sang suami dan hikmah yang dimilikinya? Itu adalah keutamaan
Allah yang diberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki.

(Dikutip sebagian dari buku berjudul “Rumah Tangga Tanpa Problema; bab Sepuluh
Wasiat untuk Istri yang Mendambakan Keluarga Bahagia tanpa Problema”, karya
Mazin bin Abdul Karim Al Farihhal. Penerjemah: Ummu Ishâq Zulfâ bintu Husein)

evie lovey
evie lovey
8 years ago

سُبْحَانَ اللّهِ,والْحَمْدُللّهِ,وَ لا اِلهَ اِلَّا اللّهُ,وَ اللّهُ اَكْبَرُ
siti fatimah
siti fatimah
8 years ago

Mudah-mudahan aku menjadi istri yg sholeh amin
Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com