SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Uang Kembalian Belanja Diterima Dari Tangan Penjual Yang Memegang Anjing (Oleh Ustadzah Ari Mardiah Joban)


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
5 years ago

Pertanyaan :

Ummahat nanya.
Barusan ana belanja dan petugas yang melayani ana sebelumnya meluk-meluk anjingnya. Terus dia kasih saya kembalian uang saya. Tapi kan dia habis pegang-pegang anjingnya. Dan saya nerima uang kembalian dengan tangan saya.
Apakah saya harus mensucikan tangan saya dan uang kembaliannya...karena mungkin saja tangan pelayan tersebut kena najis anjingnya.
Aduh afwan pertanyaannya bodoh...tapi saya lagi bingung.

Jawaban Oleh Ustadzah Ari Mardiah Joban :

Untuk masalah anjing ini memang ada khilaf apakah keselurahnya najis atau hanya air liurnya yang najis.

Para ulama berbeda pendapat tentang najisnya anjing dalam hukumnya.

a. Madzhab Hanafi

Mereka berpendapat bahwa anjing secara zatnya adalah mahluk yang suci. Madzhab Hanafi berpendapat yang najis hanya air liur di sekitar mulut dan hidungnya dan
juga kotorannya.

b. Madzhab Maliki

Madzhab Maliki lebih ringan lagi. Menurut mazhab ini yang merupakan najis dari anjing hanya kotorannya sebagaimana binatang lain.

c. Madzhab Syafi'i dan Hambali

Adapun Madzhab Syafi'i dan Hambali berpendapat bahwa anjing adalah binatang najis secara keseluruhannya.

#Pendapat yang kuat adalah pendapat Madzhab Hanafi,
sesuai dalil ayat dan hadits berikut:

(Artinya) Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" Katakanlah:
"Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas (anjing) yang telah kamu ajar dengan melatihnya untuk berburu, kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu, Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu
melepasnya). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat
hisab-Nya." (QS. Al-Maa-idah: 4)

Najisnya tergolong najis mughallazhah atau najis yang berat, karena itu tidak
cukup mensucikannya hanya dengan air saja, tapi harus 7 kali dan salah
satunya dengan tanah.
Hal itu sesuai dengan petunjuk langsung dari Rasulullah
SHALLALLAHU 'ALAIHI WASALLAM terhadap masalah najis anjing.
Sabda Rasulullah SHALLALLAHU 'ALAIHI WASALLAM :

"Pensucian bejana seorang diantara kalian, jika terkena jilatan anjing adalah
dicuci 7 kali."

---

Jadi jika YAKIN terkena najisnya, ya najis. Jika tidak, ya tidak najis.

Via, Grup Ar Raudhoh
(Kajian Ummahat Australia)
_____________________
Twitter @UmmuAdamZak

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com