SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kiat-Kiat Mendapatkan Pasangan yang Sholeh


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
6 years ago


Penulis: Ibnu Mukhtar -hafidzahullah-

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh, istri-istri & keluarganya serta untuk seluruh sahabatnya, Amma ba'du!

Saudaraku seIslam yang saya muliakan, mendapatkan pasangan yang sholeh yaitu sosok yang baik kualitas agama dan akhlaknya adalah karunia اللّـﮧ terindah setelah hidayah.
Ia adalah harapan setiap pribadi muslim yang menginginkan rumah tangganya bertabur pahala dan kebaikan. Maka sudah semestinya siapa yang menginginkan demikian untuk tidak sembarangan dalam memilih pasangan hidupnya.

Saudaraku seIslam yang saya cintai, berikut diantara kiat-kiat dalam mendapatkan pasangan yang sholeh itu, moga-moga risalah sederhana ini ada manfaatnya ;

Pertama,
perbaikilah kualitas kesholehan diri. Perbaikilah pula cita-cita dan tujuan hidup yaitu mencari keselamatan agama dan akhirat.

"..Dan barangsiapa menjadikan Akhirat sebagai tujuannya maka Alloh akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina." [HSR. Ibnu Majah, lht Ash-Shohihah no.950]

Kenalilah dengan benar ciri-ciri orang sholeh itu. Lalu perbaiki kualitas kesholehan diri terlebih dulu berdasarkan tuntunan Al-Qur'an dan As Sunnah. Renungilah Firman اللّـﮧ dalam surat An Nuur ayat ke 26, berikut :

"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)..."

Marilah jadi orang sholeh, jangan betah jadi orang salah..

Kedua,
banyak berdoa kepada اللّـﮧ Ta'aala.

Saat ini, sosok pribadi yang sholeh itu ibarat makhluk langka, namun berdoa kepada اللّـﮧ untuk mendapatkannya bukanlah perkara yang susah dan menyusahkan. Ingatlah semua itu adalah milik-Nya dan semua urusan itu berada di Tangan-Nya. Tidak ada yang mampu menolak ketetapan dan keputusan-Nya. Oleh karena itu banyaklah berdoa kepada-Nya dan jangan putus asa dari Rahmat-Nya. Ingatlah..Harapan itu tetaplah ada..

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“ROBBANAA HAB LANAA MIN AZWAAJINAA WA DZURRIYATINAA QURROTA A’YUN, WAJ’ALNAA LILMUTTAQIINA IMAAMAA.”

Wahai Robb kami, karuniakanlah untuk kami pasangan-pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk mata kami. Dan jadikanlah kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertakwa [QS. Al Furqon:74]

Atau doa-doa lain yang semakna.

Ketiga,
tidak mencari pasangan hidup itu dengan cara yang diharamkan اللّـﮧ seperti pacaran atau berzina terlebih dahulu baru kemudian menikah. Ingatlah pasangan yang sholeh itu termasuk rizki yang baik.
Jangan mencari atau mendapatkannya dengan bermaksiat kepada اللّـﮧ.

Rosululloh bersabda :

فَإِنِ اسْتَبْطَأَ أَحَدٌ مِنْكُمْ رِزْقُهُ فَلاَ يَطْلُبْهُ بِمَعْصِيَةِ اللهِ فَإِنَّ اللهَ لاَ يُنَالُ فَضْلُهُ بِمَعْصِيَةٍ

"..Maka apabila salah seorang di antara kalian merasa/menganggap bahwa rizkinya lambat maka janganlah mencarinya dengan bermaksiat kepada Alloh, karena keutamaan di sisi Alloh tidak akan didapat dengan kemaksiatan kepada-Nya." [Lihat Shohiehut Targhieb wat Tarhieb karya Syaikh Al Albani ~rohimahulloh~ no. 1700]

Keempat,
tidak tergesa-gesa dalam menerima atau menolak calon pasangannya. Namun beristikhorolah kepada اللّـﮧ penuh penghayatan dan penyerahan diri.

Dari Anas bin Malik ~rodhiyallohu ‘anhu~, ia berkata , tatkala masa ‘iddah Zainab binti Jahsy sudah selesai, Rosululloh ~Shollallohu ‘alaihi wa sallam~ berkata kepada Zaid, ‘Sampaikanlah kepadanya bahwa aku akan meminangnya.’

Zaid berkata, ‘Lalu aku pergi mendatangi Zainab lalu aku berkata, Wahai Zainab, 'Bergembiralah karena Rosululloh mengutusku bahwa beliau akan meminangmu.”

Zainab berkata, ‘Aku tidak akan melakukan sesuatu hingga aku meminta pilihan yang baik kepada Alloh’.

Lalu Zainab pergi ke masjidnya.
Lalu turunlah ayat Al Qur’an dan Rosululloh ~Shollallohu ‘alaihi wa sallam~ datang dan langsung menemuinya.’” [HSR. Muslim dalam shohihnya no. 3575]

Kelima,
bermusyawaralah kepada orang yang berilmu dan dikenal bagus akhlaknya dan bukan sosok yang suka mendengki kepada orang lain.

Dari Fathimah bin Qois rodhiyallohu ‘anha, ia berkata :

فَلَمَّا حَلَلْتُ ذَكَرْتُ لَهُ أَنَّ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِى سُفْيَانَ وَأَبَا جَهْمٍ خَطَبَانِى. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَمَّا أَبُو جَهْمٍ فَلاَ يَضَعُ عَصَاهُ عَنْ عَاتَقِهِ وَأَمَّا مُعَاوِيَةُ فَصُعْلُوكٌ لاَ مَالَ لَهُ انْكِحِى أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ ».فَكَرِهْتُهُ ثُمَّ قَالَ « انْكِحِى أُسَامَةَ ». فَنَكَحْتُهُ فَجَعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا وَاغْتَبَطْتُ بِهِ.

Ketika selesai masa iddahku aku sampaikan kepada Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam bahwasanya Mu’awiyah bin Abu Sufyan dan Abu Jahm telah meminangnya. Maka  Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Adapun Abu Jahm ia tidak menurunkan tongkatnya ( kasar terhadap istri ). Sedangkan Mu’awiyah itu fakir tak memiliki harta. Menikahlah dengan Usamah bin Zaid.”

Maka aku merasa tidak suka dengan Usamah bin Zaid. Kemudian beliau bersabda : ‘Menikahlah dengan Usamah’. Maka aku menikah dengannya dan Alloh menjadikan padanya kebaikan dan aku merasa bahagia dengannya.' [HR. Muslim ~rohimahulloh~no. 3770]

Keenam,
meminta bantuan orang tua, keluarga, teman, sahabat, atau ustadz dalam mendapatkan pasangan yang sholeh disertai sikap penyandaran diri secara total kepada اللّـﮧ Ta'aala.
Jangan meminta tolong kepada dukun, paranormal atau 'orang pinter' dalam segala urusan.

Dari sebagian istri-istri Nabi ~Semoga Alloh meridhoi mereka seluruhnya~ dari Nabi ~Shollallohu ‘alaihi wa sallam~, beliau bersabda : “Barangsiapa yang mendatangi dukun/paranormal/orang-orang pinter lalu dia menanyakan sesuatu kepadanya maka tidak akan diterima sholatnya selama empat puluh malam.” [HSR. Muslim ~rohimahulloh~ dalam kitab Shohihnya no. 5957] 

وَ عَنْ جَابِرٍ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَالَ مَنْ أَتَى كَاهِنًا فَصَدَّقَهُ بِمَا قَالَ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ

 
Dari Jabir bin Abdulloh ~rodhiyallohu ‘anhu~ dari Nabi ~Shollallohu ‘alaihi wa sallam~, beliau bersabda : “Barangsiapa yang mendatangi dukun lalu membenarkan apa yang ia katakan maka ia sungguh telah kafir dengan apa yang telah diturunkan kepada Muhammad ~Shollallohu ‘alaihi wa sallam~.” [HR. Al Bazzar ~rohimahulloh~ dinilai Shohih oleh Syaikh Al Albani ~rohimahulloh~ dalam Shohiih at-Targhiib wat Tarhiib no. 3044]

Ketujuh,
pihak keluarga atau wali perempuan jangan menjadikan hawa nafsu dan dunia sebagai standar penerimaan menantu. Takutlah kepada اللّـﮧ dan junjunglah sabda Nabi kita berikut :

Dari Abu Hatim al-Muzani ~rodhiyallohu ‘anhu~, ia berkata : Rosululloh ~Shollallohu ‘alaihi wa sallam~ bersabda :

إِذَا جَاءَكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ دِينَهُ وَخُلُقَهُ فَأَنْكِحُوهُ إِلاَّ تَفْعَلُوا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِى الأَرْضِ وَفَسَادٌ.

“Jika datang kepada kalian seseorang yang kalian ridhoi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia dengan anak kalian. Jika kalian tidak melakukannya maka akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang besar.”   [HR. Tirmdizi dalam sunannya  no. 1108 dinilai hasan ligoirihi oleh Syaikh al-Albani rohimahulloh dalam Ash-Shohiehah no. 1022 dan Irwaul Gholil no.1868]

Jika sudah menemukan sosok yang sholeh, mudahkan dan bantulah calon mempelai untuk mewujudkan rumah tangga yang sholeh dan ini akan menjadi salah satu kebaikan buat semua pihak. Jangan menyusahkan apalagi menghalang-halangi agar tidak bermasalah di hadapan اللّـﮧ kelak.

Semoga اللّـﮧ memberikan kepada kita pasangan yang sholeh..pasangan yang selalu saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan sampai kita ke Surga-Nya kelak..dan semoga اللّـﮧ memperbaiki kondisi rumah tangga kaum muslimin seluruhnya dan menjadikannya 'Baitii Jannatii ~rumah tanggaku laksana surga bagiku'. Sungguh اللّـﮧ Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

آميــــــــــــــــــــن يَا رَبَّ العَالَمِينْ

و صلّى اللّـﮧ و سلّم على نـــبيّنا محمّد

Dah dulu ya..:)

بارك اللّـﮧ فـيكم

11 Sya'ban 1435H / 9 Juni 2014

Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com