SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Memaafkan


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
6 years ago

Merupakan perkara yang dianjurkan tatkala seorang yang bersalah kepada kita adalah saling memaafkan.

A. Allah Suka

Allah Ta'ala berfirman,

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

"(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang.
Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." (QS Ali Imran: 134)

"Maknanya adalah memaafkan orang yang pernah berbuat kedzhaliman kepadanya hingga tak tersisa sedikitpun ganjalan di dalam hatinya.." (Tafsir ibnu Katsir)

B. Menambah Kemuliaan

Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلاَّ عِزًّا

“Tidaklah shadaqah mengurangi harta, dan tidaklah Allah menambah seorang hamba sebab memaafkan melainkan kemuliaan...” (HR. Muslim)

Namun akan menjadi catatan apabila maaf-memaafkan:

1. Disampaikan hanya di saat nishfu Sya'ban, jelang Ramadhan atau saat Hari Raya saja.

Bukan sesegera mungkin sesaat setelah berbuat kesalahan.

2. Tidak jelas kesalahan mana yang hendak dimintakan maaf.

Dan ini sebagai penjelas agar si pemberi maaf benar-benar tulus.

3. Disampaikan secara broadcast kepada yang dikenal maupun tidak serta secara copy paste semata (minta maaf massal)...?

@sahabatilmu
16 Sya'ban 1435H / 14 Juni 2014

Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com