SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Guyur Air Langsung ke Kepala Saat Mandi Berisiko Stroke?


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
6 years ago


Cara Mandi Yang Benar Hindari Stroke! ( Jangan Mandi Langsung Guyur Kepala! )

DiShare Oleh: Ukhti Ayumi

(BBG Al Ilmu Room Diskusi Umum)



Sering terjadi di keluarga Indonesia.....terserang penyakit stroke.....dan tidak jarang meninggal di kamar mandi....



Hasil analisa dokter dari...UGM, UI, UII, menyimpulkan bahwa:

"Badan manusia terdiri dari jutaan syaraf, jika syaraf tersebut kaget, baik dengan suhu panas maupun dengan suhu dingin, syaraf-syaraf tersebut akan mudah terpicu.



Maka jika kita mau mandi, lakukan seperti yang dilakukan nenek moyang kita zaman dahulu kala. Mereka kalau mandi terlebih dahulu membasuh atau menyiram kedua tangannya dimulai tangan kanan baru kiri (memberikan rangsangan pada jantung), kemudian kedua kakinya, juga dimulai dari kaki kanan. Kemudian badannya, terakhir baru kepalanya, karena itu orang dulu diberi umur sampai 105 tahun masih sehat".



Kembali hasil analisa tadi, bahwa penyebab kematian tidak hanya pada pengidap hipertensi yang dapat menyebabkan stroke, orang sehatpun dapat terkena, pada saat sedang di kamar mandi. Karena langsung mengguyur kepalanya dalam keadaan panas, maka jaringan syaraf di kepala kaget & rusak, sehinga dapat menyebabkan kematian di kamar mandi.



Jadi yang terjatuh di kamar mandi bukan semata-mata pengidap hipertensi, namun dapat karena sistem syaraf pusat di daerah kepala kaget kena air yang langsung disiram pada bagian kepala.



Semoga bermanfaat.



Sebenarnya cara mandi seperti ini sudah diajarkan oleh Rasul kita semenjak 14 abad yang lalu. Bahkan lebih sempurna lagi.



Mulai dengan wudhu' dulu, kemudian dilanjutkan membasahi tubuh bagian kanan. Setelah itu baru mengguyur seluruh badan.



Sementara tulisan diatas tidak menyinggung sedikitpun permasalahan agama, atau memotivasi utk mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam.



Bila kita melakukan hal diatas berdasarkan dorongan untuk menjaga kesehatan, yang akan kita dapatkan hanya kesehatan, pahala akhirat tidak akan kita peroleh.



Tapi bila motivasi kita melakukannya untuk mentaati Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam maka pahala akhirat insyaallah akan kita capai, dan kesehatan badan akan terbawa sendiri sekalipun kita tidak ada niat utk itu (sehat, pent).



•••



Guyur Air Langsung ke Kepala Saat Mandi Berisiko Stroke?

Oleh: Merry Wahyuningsih



Jakarta - Beredar peringatan agar saat mandi jangan langsung mengguyur air ke kepala karena bisa berisiko stroke. Ternyata menurut pakar saraf kemungkinan itu ada terutama pada orang-orang tertentu yakni saat udara terlalu dingin atau panas dan suhu tubuh sedang dalam kondisi sebaliknya.



Maka itu disarankan bila Anda sedang kepanasan atau kedinginan, sebaiknya hindari mengguyur air langsung ke kepala saat mandi. Pada orang-orang tertentu, mengguyur air langsung ke kepala dengan suhu yang berlawanan bisa menyebabkan stroke.



Semua titik dan suhu dalam tubuh manusia baik yang berada di dalam maupun di luar berpengaruh pada aktivitas otak. Otak berfungsi untuk memonitor tubuh agar berfungsi secara normal, maka sesuatu yang ganjil pada tubuh tentu sangat mempengaruhi otak.



"Jika seseorang yang tubuhnya sedang kepanasan lalu langsung diguyur kepalanya dengan air dingin, bisa menyebabkan saraf kaget atau bahkan stroke bila terjadi pada orang yang tidak sehat," jelas Prof dr Teguh Ranakusuma, SpS (K), dokter spesialis saraf dari Departemen Neurologi FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth.



Prof Teguh menyebutkan, perubahan suhu yang tiba-tiba bisa menyebabkan stroke bila terjadi pada tipe-tipe orang dengan penyakit tertentu, yaitu:



Penyakit jantung

Tekanan darah tinggi

Gangguan pembuluh darah (kardiovaskuler)

Gangguan darah



"Ini juga terjadi ketika tubuh yang kedinginan tiba-tiba diguyur air panas. Perubahan yang tiba-tiba ini yang menyebabkan stroke. Makanya kalau orang haji sering mengalami heat stroke (stroke karena kepanasan), karena belum terbiasa dengan suhu yang tiba-tiba panas," lanjut Prof Teguh.



Prof Teguh menjelaskan, tubuh manusia memiliki regulasi yang tinggi karena terdapat thermo regulator (pengatur suhu) di otak. Ketika suhu tubuh panas, maka otak akan memerintahkan pembuluh darah untuk melebar agar terjadi penguapan dan penurunan suhu. Sebaliknya, otak akan memerintahkan pembuluh darah menyusut bila tubuh kedinginan.



Bila pembuluh darah yang sedang melebar karena kepanasan tiba-tiba disiram air dingin, maka bisa menyebabkan pembuluh darah pecah. Jika hal tersebut terjadi di pembuluh darah otak, maka bisa menyebabkan stroke. Hal yang sama juga terjadi ketika pembuluh darah yang sedang menyusut diguyur dengan air panas.



Menurut Prof Teguh, kondisi ini juga sering terjadi pada orang yang suka mandi uap. Jika selesai mandi uap yang panas kemudian langsung masuk ruangan AC, maka orang tersebut bisa pingsan. Perubahan suhu yang tiba-tiba bisa membahayakan pembuluh darah.



"Jadi orang yang memiliki penyakit jantung, hipertensi, ada masalah dengan pembuluh darah atau isi darahnya sendiri, harus hati-hati dengan perubahan suhu yang tiba-tiba. Kalau mau mandi sebaiknya diusap-usap dulu, jangan langsung diguyur ke kepala jadi biar beradaptasi dulu.

Kita harus sayang dengan tubuh kita karena Tuhan sudah memberi kita tubuh yang sempurna..," tutup Prof Teguh.



Untuk menghindari risiko kepala kaget disarankan saat udara terlalu dingin atau panas dan suhu tubuh sedang dalam kondisi sebaliknya, maka saat mandi jangan langsung mengguyur air di kepala. Beri tubuh penyesuaian dulu seperti menyiram tangan lalu badan baru ke kepala.



@Detik.com
Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com