SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Petunjuk Nabi Dalam Mengatasi Makanan Yang Kejatuhan Lalat Dan Menawarkan Racun (Toksin) Dengan Anti Toksin


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
5 years ago

"Salah satu sayap lalat itu adalah racun, sementara yang lainnya adalah obat. Maka, apabila seekor lalat jatuh dalam makanan, tenggelamkanlah. Karena is mendahulukan racun dan mengakhirkan obatnya." (HR. An-nasa'i, Ahmad, Alhakim, dan Al-baihaqi)



Hadits ini mengandung 2 hal:

1. Persoalan fiqih

2. Persoalan medis



Persoalan fiqih dalam hadits merupakan dalil yang jelas sekali bahwa apabila seekor lalat mati dalam air atau benda cair sejenis, tidaklah menyebabkan air itu menjadi najis. Itu adalah pendapat mayoritas ulama. Tidak ada seorangpun ulama As-salaf yang menentang hal itu.

Hukum ini menjangkau kepada setiap hewan yang tidak mengalir darahnya seperti lebah, kumbang, laba-laba dan sejenisnya. Karena hukum itu berputar pada alasannya yang bersifat umum, hilang bila alasan tersebut hilang. Karena najis itu berasal dari darah hewan yang mendekam dalam tubuhnya saat mati, dan ternyata itu tidak berlaku untuk binatang yang tidak mengalir darahnya, maka hukum najis itu pun tidak berlaku lagi karena alasan najisnya tidak ada.



Harus diketahui bahwa lalat itu menurut mereka adalah sebuah energi beracun diindikasikan dengan munculnya pembengkakan dan rasa gatal akibat sengatannya. Formula medis tidak mampu diselami oleh banyak pakar medis yang ada. Karena memang bersumber dari lentera kenabian.



Sumber :

Metode Pengobatan Islam

14 Rajab 1435H / 14 Mei 2014
Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com