SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hutang (Puasa) Harus Dibayar


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
7 years ago

Tatkala berhutang, seseorang dianjurkan untuk bersegera membayar apabila sudah ada kemampuan.

Tidak menunda-nunda apalagi meremehkan dan melupakan.

A. Dzhalim

مَطْل الغنيِّ ظلم..

"Menunda pembayaran hutang saat mampu merupakan suatu kedzhaliman..." (HR Al-Bukhari: 3/55, Muslim: 3/1197)

Dan kedzhaliman kelak akan menjadi kegelapan di hari kiamat.

B. Hutang Puasa

Seseorang menjumpai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata,

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah wafat dan ia
masih berhutang sebulan puasa.

Haruskan aku membayarkan
qadha’ pengganti puasa atas diri ibuku...?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْ كَانَ عَلَى أُمِّكَ دَيْنٌ أَكُنْتَ قَاضِيَهُ عَنْهَا ». قَالَ نَعَمْ.

“Bila saja ibumu memiliki hutang, akankah engkau melunasinya...?”

“Iya tentu..” jawabnya

Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَدَيْنُ اللَّهِ أَحَقُّ أَنْ يُقْضَى

“Hutang kepada Allah lebih berhak untuk dilunasi...” (HR. al-Bukhari: 1953, Muslim: 1148)

Hutang puasa Ramadhan tahun lalu, juga merupakan hutang kita kepada Allah...

Berapa lama lagikah Bulan Ramadhan 'kan menyapa kita...?

Sudah menyelesaikan hutang puasa yang terlewatkan khan...?

Segera yaaa...

@sahabatilmu
13 Rajab 1435H / 13 Mei 2014

Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com