SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

BAGAIMANA MENAFSIRKAN MIMPI SECARA SYARI



8 years ago

Pertanyaan :

Mohon jawaban, ketika bermimpi ketemu keluarga yg sudah meninggal apakah tanda berkomunikasi dg dia?(Datang). Apakah sebetulnya Mimpi itu? Matur Nuwun.
Wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh

Jawaban Oleh Ukhti Liesan :

Mimpi secara umum merupakan ungkapan terhadap sesuatu yang dilihat oleh orang yang tidur sewaktu ia sedang tidur.

Istilah tentang mimpi:
- Ar-Ru'ya`: mimpi yang baik dan indah
- Al-Hulm : mimpi yang buruk dan jahat

Dalam hadits yg diriwayatkan dari Abu Qotadah ia meriwayatkan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa Sallam, beliau bersabda:
"Ar-Ru'ya` (mimpi) yang benar itu datang dari Allah, sedangkan Al-Hulm berasal dari setan.....
(HR. Al-Bukhari, dan termaktub juga dalam Fathul Bari:xll/369)

Dalam bentuknya mimpi terbagi tiga:
1. Mimpi ttg kabar gembira yg datang dari Allah.
2. Mimpi karena terlalu memikirkan suatu perkara.
3. Mimpi tentang hal-hal menyedihkan yang berasal dari setan.

Para Ulama membagi golongan manusia dlm bermimpi ke dlm 5 gol:
1. Para Nabi, mimpi mereka yg paling benar.
2. Org2 saleh, biasanya mimpi mereka benar, tetapi ada yg perlu ditafsirkan, ada yg tdk.
3. Org2 yg bermaksiat tapi kemaksiatannya ditutupi, mimpi mereka kadang berasal dari Allah, kadang dari setan.
4. Org2 fasik, kebenaran mimpi mereka sangat sedikit.
5. Org2 kafir, mimpi mereka jarang sekali yg benar, biasanya berasal dari setan.

Menafsirkan mimpi bukanlah hal yg sepele banyak kaidah Syar'i yang harus dipenuhi sehingga setiap individu dan masyarakat selamat dari penafsiran mimpi yg tdk didasari ilmu dan pemahaman.

Kaidah syar'i ditujukan bagi org yg bermimpi dan org yg menafsirkannya.

Kaidah2 utk org yg bermimpi:
1. Mempunyai akhlak yg baik secara umum
2. Berwudhu sebelum tidur
3. Komitmen dgn iffah (menjaga harga diri)
4. Tdk menceritakan mimpinya kpd org bodoh atau musuhnya
5. Tidak menceritakan kpd sembarang penafsir mimpi
6. Tdk menceritakan mimpi yg dusta

Kaidah yg harus dimiliki org yg menafsirkan mimpi:
1.Seorg alim, mahir, dan paham dgn ilmu tafsir mimpi.
2. Tak boleh menafsirkan kecuali atas dasar ilmu, pengetahuan dan
pemahaman yg baik.
3.Mengatakan yg baik2, kejahatan akan terhindar.
4.Menyembunyikan aib org yg bermimpi.
5.Tdk menafsirkan mimpi pd saat darurat.
6.Mohon pertolongan Allah dan meminta taufik serta hidayah kpd Allah utk menafsirkan mimpi.
7.Bila tdk mampu jangan sungkan2 utk melimpahkan kpd org yg lebih alim.
8.Diniatkan utk mendekatkan diri kpd Allah.
9.Mengenal betul siapa yg bermimpi.

Menafsirkan mimpi tanpa dasar ilmu, tidak boleh.
(Tafsir As-Sa'di:lV/77)

Wallahu a'lam

Dikutip dari buku "Anda bermimpi Ulama Menjawab. Bagaimana menafsirkan mimpi secara syar'i", Ibnu Qutaibah. Pengantar: Dr. Abdullah Ath-Thayyar (murid senior syaikh Ibnu Utsaimin), Penerbit Aqwam.

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com