SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

AMALAN-AMALAN YANG BOLEH DILAKUKAN WANITA HAIDH KETIKA UMROH DAN HAJI (Ustadz Muhammad Wasitho, MA)


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
7 years ago

Pertanyaan :

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Afwan Ustadz mengganggu, ada pertanyaan dari member yg sedang di Madinah & akan melaksanakan ibadah Umroh. Namun QodarAllah  beliau medapat haidh menjelang berangkat ke Makkah dari Madinnah. Apakah beliau masih bisa melaksanakan Umroh?
Dan kegiatan apa saja yg boleh beliau lakukan di dalam masjidil haram selain shalat & thowaf?
جَزَاك اللهُ خَيْرًا
Semoga ustadz berkenan menjawabnya 
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, MA :
(Disusun Di BBG Majlis Hadits: Tanya Jawab Masalah 79)

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Seorang wanita yg haidh dan akan menunaikan ibadah haji atau umroh dibolehkan berihram dan menetapkan niatnya utk haji atau umroh, dan dibolehkan pula melakukan apa saja yg dilakukan oleh jama'ah haji dan umroh spt mengucapkan talbiyah (Labbaika allahummah labbaik, labbaika La Syarika Laka Labbaik) di sepanjang perjalanannya dari Madinah menuju Mekkah, membaca do'a, dzikir dan Al-Qur'an, duduk di dlm masjid utk mendengarkan taushiyah atau membaca Al-Qur'an, kecuali sholat dan thowaf di seputar Ka'bah maka kedua amalan ini dilarang bagi wanita haidh, karena keduanya disyaratkan bersuci dari haidhnya tsb.

Demikian pula wanita haidh dibolehkan melakukan sa'i (lari kecil) antara bukit shofa dan marwa, karena di dalam sa'i tidak disyaratkan bersuci dlm menjalankannya, sbgmn sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kpd Aisyah rodhiyallahu anha ketika ia mengalami haidh dlm perjalanan haji bersama Nabi:

"Lakukanlah apa saja yg dilakukan oleh org yg sedang menunaikan manasik haji, hanya saja engkau dilarang melakukan thowaf di seputar Ka'bah."

Demikian jawaban saya.
Wallahu a'lam bish-showab.

Penanya :

Afwan ustadz, kalo utk thowafnya gimana ya? Apabila sampai pulang haidhnya blm berhenti juga

Jawab :

Jika darah haidh mengalir terus dari seorang wanita muslimah yg sedang menunaikan ibadah haji atau umroh, maka hendaknya ia menunggu dan melihat kpd kebiasaan haidhnya pd bulan2 sebelumnya. Jika kebiasaannya satu pekan (7 hari) dan ternyata ketika di Mekkah lebih dari itu, maka darah yg keluar setelah jumlah hari kebiasaannya itu dianggap darah istihadhoh, maka hendaknya dia mandi dan sholat serta menunaikan thowaf di seputar Ka'bah krn ia termasuk rukun haji n umroh.

Wallahu a'lam bish-showab.

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com