SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

TANYA JAWAB DI BBG MAJLIS HADITS SEPUTAR HARI RAYA IDUL ADHA (1)


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
7 years ago

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc,MA :
(Disusun Di BBG Majlis Hadits: Tanya Jawab Masalah 12)

---------------------------------------------------------

Tanya-1 :

Bolehkah wanita yg sedang haidh duduk didalam shof jama'ah sholat hari raya?

Jawab :

Iya boleh bagi wanita yg sedang haidh atau nifas utk duduk di dalam shof jama'ah sholat hari raya, krn perintah nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dlm hadits yg memerintahkan para wanita yg sedang haidh agar menjauhi musholla atau tidak bergabung dlm barisan jama'ah sholat hari raya (wal ya'tazilna almusholla) maksudnya adalah mereka dilarang melakukan sholat hari raya, tapi diperintahkan utk mendengarkan khutbah ied dan dibolehkan duduk di tengah shof jama'ah sholat hari raya.

---------------------------------------------------------

Tanya-2 :

Benarkah kita dianjurkan utk puasa atau tidak makan dan minum seblm selesai sholat idul adha?
Adakah dalil yg shohih dlm hal ini?

Jawab :

Iya benar, umat Islam pd hari raya idul adha disunnahkan atau dianjurkan utk menahan diri dari makan dan minum hingga ia selesai melaksanakan sholat idul adha. Hal ini berdasarkan hadits yg diriwayatkan Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied pada hari Idul Fithri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.”
(Hadits Hasan. Riwayat imam Ahmad).

---------------------------------------------------------

Tanya-3 :

Kapankah kita disunnahkan mengumandangkan takbiran pd hari raya Idul Adha?

Jawab :

Disunnahkan bagi umat Islam mengucapkan takbiran (baca: takbir) dimulai sejak shubuh tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arofah) dan berakhir pada waktu Ashar tgl 13 Dzulhijjah (sore hari menjelang maghrib).

---------------------------------------------------------

Tanya-4 :

Bagaimana lafazh takbiran yang benar?

Jawab :

Bacaan takbir yg benar adalah sbgmana berikut ini:

"Allahu akbar allahu akbar, laa ilaaha illallah wallahu akbar, Allahu akbar walillaahil hamdu".

Adapun lafazh atau bacaan tambahan selain dari itu maka tidak ada tuntunannya dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

---------------------------------------------------------

Tanya-5 :

Bolehkan membaca takbiran berjama'ah?

Jawab :

Sifat takbiran (takbir) pd hari raya yang benar dan sesuai dgn tuntunan Nabi adalah dibaca dg sendiri-sendiri, tidak berjama'ah atau dipandu seseorang.

---------------------------------------------------------

Tanya-6 :

Apakah ada do'a tertentu yg diucapkan pd hari raya idul Adha sbgmn do'a yg diucapkan pd hari raya idul fithri spt: minal aidin wal faizin, taqobbalallah minna waminkum?

Jawab :

Tidak ada satu riwayat pun yg shohih yg menjelaskn do'a atau bacaan tertentu dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yg diucapkan pd saat hari raya idul Fitri maupun idul Adha. Namun terdapat sebuah atsar / riwayat yg menyebutkan bhw sebagian para sahabat memberikan ucapan selamat kpd sebagian yg lain setelah selesai menjalankan kewajiban puasa Ramadhan, spt:

"Taqobbalallahu minna wa minkum"
(Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian segala amal sholih yg telah diperbuat).

Sedangkan utk hari raya idul Adha kami blm mengetahui bhw ada do'a atau bacaan tertentu yg diucapkan seorang muslim kpd muslim lainnya. Akan tetapi jika ingin mendo'akan saudaranya seIslam pd hari raya ini dgn do'a kebaikan apapun maka tdk apa-apa (BOLEH) krn berdasarkn keumuman dalil2 syar'i yg menganjurkan kaum muslimin utk saling mendo'akan dan memintakan ampunan kpd Allah.
Wallahu a'lam bish showab.

---------------------------------------------------------

Tanya-7 :

Bgmnkah mengucapkan niat utk sholat hari raya Idul Adha?

Jawab :

Di dalam ajaran agama Islam dijelaskan bhw niat itu tempatnya didalam hati, bukan di lisan. Sehingga tidak perlu kita mengucapkan niat ibadah tertentu dengan lisan. Cukup kita menetapkan niat akan melaksanakan sholat Idul Adha di dalam hati kita masing-masing, karena inilah yg sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

---------------------------------------------------------

Tanya-8 :

Apakah ada bacaan tertentu antara takbir pertama dengan takbir kedua, ketiga, dan seterusnya?

Jawab :

Tidak ada riwayat yg benar dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yg menerangkan bacaan tertentu antara takbir pertama dengan takbir-takbir berikutnya dlm sholat hari raya. Tetapi ada sebuah atsar/riwayat dari sebagian sahabat bhw mereka membaca:

(SUBHANALLAH, WAL HAMDU LILLAH, WA LA ILAHA ILLALLAH WALLAHU AKBAR).

Jadi boleh membaca do'a ini atau do'a2 selainnya diantara takbir2 sholat hari raya. Dan boleh juga diam, tidak membaca wirid atau do'a apapun.

Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com