SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

HUKUM BERSEDEKAH KEPADA ORANG KAYA YANG SEDANG SAKIT Ustadz Muhammad Wasitho, MA


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
6 years ago

Pertanyaan :

Assalamu'alaykum. Ustadz mau tanya, ada seseorg yg menurut pandangan dia berpunya masih pake mobil, rumah ckp, dlm kehidupannya mewah, sekarang dlm keadaan sakit, ia meminta2 ke sana kemari, minta belas kasihan, utk biaya operasi. Pertanyaannya, mana yg lebih utama memberi sedekah kpd dhu'afa (fakir dan miskin) yg tdk meminta2, atau kpd org berada tapi meminta2? Syukron Ustadz.

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, MA :
(Disusun Di BBG Majlis Hadits: Tanya Jawab Masalah 345)

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Yang lebih tepat dan utama adalah bersedekah kpd orang2 fakir dan miskin (dhu'afa) yg tidak minta2. Karena sedekah kpd orang yg mampu atau berkecukupan hukumnya TIDAK BOLEH. Apalagi jika harta benda yg dimilikinya sudah dapat mencukupi utk biaya pengobatan sakitnya.

» Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam :

لا تحلّ الصدقةُ لِغنيٍّ

(Laa Tahillu ash-shodaqotu Li Ghoniyyin)

Artinya: "Sedekah itu tidak halal (diberikan) kpd orang kaya (berkecukupan)." (Diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud, Asy-Syafi'i, Al-Hakim, Al-Baihaqi, Al-Baghowi, dan Ibnu Abdil Barr. Dan hadits ini dinyatakan SHOHIH oleh syaikh Al-Albani).

» Dan juga sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam :

أَنَّ اللَّهَ افْتَرَضَ عَلَيْهِمْ صدقةً فِي أَمْوَالِهِمْ تُؤْخَذُ مِنْ غَنِيِّهِمْ فَتُرَدُّ عَلَى فقرائهِمْ

(Annallaaha iftarodho 'alaihim shodaqotan tu'khodzu min agniyaa-ihim fa turoddu 'alaa fuqoroo'ihim)

Artinya: "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kpd mereka sedekah (zakat) yg diambil dari orang2 kaya diantara mereka, lalu diberikan kpd orang2 fakir diantara mereka." (Hadits SHOHIH. Diriwayatkan oleh imam Al-Bukhari dan Muslim).

» Kemudian yg perlu diketahui juga, bahwa hukum meminta2 bagi orang kaya atau orang yg berkecukupan adalah sangat dilarang dan tercela didlm agama Islam.

Untuk mengetahui penjelasan selengkapnya dpt dibaca di artikel kami di majalah PENGUSAHA MUSLIM atau majalah AS-SUNNAH, atau di blog dakwah kami dengan Link sebagai berikut:

KLIK:
http://abufawaz.wordpress.com/2012/05/26/hukum-mengemis-dan-meminta-sumbangan-dalam-pandangan-islam/

Dengan judul: "HUKUM MENGEMIS DAN MEMINTA SUMBANGAN DALAM PANDANGAN ISLAM."

(*) Akan tetapi, jika seorang muslim atau muslimah ingin memberikan suatu HADIAH atau pemberian kpd orang2 kaya yg sehat maupun yg sedang sakit, maka hukumnya BOLEH. Karena hukum hadiah dan pemberian atau hibah berbeda dengan hukum shodaqoh dan zakat. Disamping itu, saling memberi hadiah dpt menumbuhkan rasa cinta di hati kaum muslimin.

» Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam :

تَهَادُوا تَحَابُّوا

(Tahaaduu Tahaabbuu)

Artinya: "Hendaklah kalian saling memberi hadiah diantara kalian, niscaya kalian akan saling mencintai." (Diriwayatkan oleh imam Al-Bukhari di dalam Al-Adab Al-Mufrod dan imam Malik. Dan dinyatakan SHOHIH oleh syaikh Al-Albani).

Demikian jawaban yg dapat kami sampaikan. Smg mudah dipahami dan menjadi ilmu yg bermanfaat.
Wallahu a'lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.

(*) Blog Dakwah Kami:
http://abufawaz.wordpress.com

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com