SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

DERAJAT HADITS TENTANG PEREMPUAN/IBU YANG ENGGAN MENYUSUI


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
7 years ago

Pertanyaan :

Terkait ttg materi dari Ustadz 'Fulan' yg tadi diminta dishare (di BBG Al Ilmu, pent), ada yg konfirmasi » bhw membernya menanyakan dia bebrp hari lalu mendengar kajian Rodja (Radio Rodja, pent) yg menyatakan hadits adalah Dhoif.

Dari Abu Umâmah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ إِذْ أَتَانِي رَجُلَانِ، فَأَخَذَا بِضَبْعَيَّ، فَأَتَيَا بِي جَبَلًا وَعْرًا...ثُمَّ انْطَلَقَ بِي، فَإِذَا أَنَا بِنِسَاءٍ تَنْهَشُ ثُدِيَّهُنَّ الْحَيَّاتُ، قُلْتُ: مَا بَالُ هَؤُلَاءِ؟ قَالَ: هَؤُلَاءِ يَمْنَعْنَ أَوْلَادَهُنَّ أَلْبَانَهُنَّ

“Tatkala aku sedang tidur, dua orang lelaki mendatangiku dan memegang kedua lenganku, lalu keduanya membawaku ke gunung yang terjal… kemudian aku diperjalankan, tiba-tiba aku di hadapan para perempuan yang tetek-tetek mereka di patuk oleh ular-ular. Aku bertanya, ‘Kenapakah mereka itu?’ Dia menjawab, ‘Mereka adalah para perempuan yang menahan susu-susu mereka terhadap anak-anaknya.”
[Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, Al-Hakim, dan selainnya. Ash-Shahihah no. 3951]

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, LC, MA :
(Disusun Di BBG Al Ilmu)

Bismillah.
(*) TAKHRIJ HADITS:

Hadits tsb diriwayatkan oleh beberapa ulama hadits, yaitu sbb:

1. Ibnu Khuzaimah di dalam kitab Shohihnya III/237 no.1986,
2. Ibnu Hibban di dlm Shohihnya XVI/536 no.7491,

3. Al-Hakim di dlm kitab Al-Mustadrok 'Ala Ash-Shohiihain II/282 no.2837,

4. Ath-Thobroni VII/170 no.7565, semuanya dari jalan Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu anhu.

(*) DERAJAT HADITS:

Derajat hadits tsb telah dinyatakan SHOHIH oleh para ulama hadits, yaitu sbb:

1. Al-Hakim.
2.Imam Adz-Dzahabi.
3. Syaikh Al-Albani di dlm Silsilatu Al-Ahaadiitsi Ash-Shohihati X/188 no.3951, dan Shohih At-Targhiib wa At-Tarhiib II/305 no.2393.
4. Syaikh Syu'aib Al-Arnauth di dalam Tahqiqnya thdp kitab Shohih Ibnu Khuzaimah XVI/536.
5. Dan DR. Muhammad Mushthofa Al-A'zhomi di dlm tahqiqnya thdp kitab Shohih Ibnu Khuzaimah III/237.
------------------------

(*) Barangkali yg dinilai DHO'IF oleh Ustadz 'Fulan' adalah hadits yg diriwayatkan dr jalan Ath-Thobroni di dlm Al-Mu'jam Al-Kabir, karena di dlm sanadnya ada 2 perowi yg bermasalah.
1 rowi DHO'IF, n 1 rowi lainnya dinilai Munkar Haditsnya.

Wallahu a'lam bish-showab.

---------------------------------------------------------

Jawaban Oleh Ustadz Kholid Syamhudi, LC :
(Disusun Di BBG Al Ilmu)

Adalah shahih dishahihkan al-albani dalam shahih at-Targhib wa tarhib nom 2393 dan silsilah ahadits ash-shahihah no. 3951).

abdullah
abdullah
7 years ago

Assalamualaikum wrwb. Langsung saja pak ustad, Bagaimana kita menyikapi pasangan kita (istri atau suami) yg berbeda pemahaman dengan kita (ahli bid'ah) kalau istri kita minta izin untuk mengaji, atau Suami mau mengaji kepada yg bukan sesuai dengan kita, apakah kita harus melarangnya, dan bolehkah istri membantah atau tidak mengindahkan teguran dan larangan suami tersebut untuk tidak mengaji? Mohon bimbingannya pak ustad. Salam dakwah dari saya
abdullah
abdullah
7 years ago

Maaf ana bertanya di sini krn ana kurang mengerti cara posting pertanyaan
abdullah
abdullah
7 years ago

Jawabnnya mana pak ustad?
Admin Salam Dakwah
Admin Salam Dakwah
7 years ago

Untuk Mas Abdullah..pertanyaan kepada Ustadz bisa diajukan di menu "Buat Pertanyaan" di kolom profil samping kiri..syukran..
Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com