SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

BERITA DUSTA DAN BATIL YANG MENYEBUTKAN BAHWA UMAR BIN KHOTHTHOB PERNAH MENGUBUR HIDUP-HIDUP ANAK PEREMPUANNYA DI MASA JAHILIYYAH (WASPADALAH...WASPADALAH !!! )


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
8 years ago

Pertanyaan :

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ada pertanyaan dari teman, riwayat yang menceritakan tentang masa lalu sahabat Umar bin Khaththab bahwa beliau pernah mengubur hidup2 anak perempuannya dimasa jahiliyah, apakah riwayat itu shohih?

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, LC,MA :
(Disusun Di BBG Majlis Hadits: Tanya Jawab Masalah 302)

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Riwayat yg menyebutkan bahwa Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu mengubur hidup2 anak perempuannya di masa Jahiliyah adalah riwayat DUSTA dan BATIL.

Diantara bukti KEDUSTAAN dan KEBATILANNYA adalah hal-hal sbg berikut:

1. Riwayat tsb TIDAK ADA sama sekali di dalam kitab-kitab Hadits Ahlus Sunnah wal Jama'ah, baik itu kitab Hadits Shohih maupun Hadits Dho'if. Bahkan di dalam kitab Tarikh (sejarah) Islam yg ditulis para ulama Ahlus Sunnah pun tidak ada dan tidak pernah disebutkan.

2. Riwayat ini sangat sering dan banyak disebutkan dan disebarluaskan oleh orang-orang Syi'ah Rofidhoh yg sesat dan sangat dengki kpd Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khoththob, dan para sahabat radhiyallahu anhum, serta kaum muslimin secara umum.

3. Mengubur hidup2 anak perempuan adalah bukan tradisi dan kebiasaan keluarga Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu dan kabilahnya dari Bani Adiy di masa Jahiliyah.

Sebagai buktinya; bahwa Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu menikah dengan seorang wanita yg bernama Zainab binti Mazh'uun (saudari Utsman bin Mazh'uun radhiyallahu 'Anhu), dan melahirkan beberapa anak, diantaranya Hafshoh radhiyallahu anha, Abdurrahman dan Abdullah bin Umar bin Khoththob radhiyallahu anhum.
Hafshoh adalah anak perempuan Umar bin Khoththob yg paling besar. Ia dilahirkan 5 tahun seblm diutusnya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam sebagai Nabi dan Rasul. Demikian pula Umar memiliki saudari kandung yang bernama Fathimah binti al-Khoththob.

PERTANYAANNYA;
(*) Kalo sekiranya mengubur hidup2 anak perempuan adalah suatu tradisi n kebiasaan keluarga Umar bin Khoththob dan Bani Adiy, maka kenapa Hafshoh binti Umar bin Khoththob dan Fathimah binti Khoththob dibiarkan masih hidup hingga dewasa? Bahkan Hafshoh binti Umar bin Khoththob menjadi salah satu istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Padahal Hafshoh adalah anak perempuan Umar bin Khoththob yg paling besar.

(*) Kenapa yg dikubur hidup2 adalah anak perempuannya yg paling kecil yg dilahirkan setelah Hafshoh binti Umar bin Khoththob?

(*) Dan kenapa kejadian ini tidak pernah diceritakan oleh anak2 Umar dan keluarganya setelah mereka memeluk agama Islam?

4. Kalau pun kita mengalah dan menganggap bahwa riwayat tsb shohih, akan tetapi kita memandang tidak ada faedah dan manfaat sedikit pun dari menceritakan dan menyebarluaskan berita tsb, karena hal itu dilakukan di masa Jahiliyyah. Dan setelah Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu masuk Islam, maka semua dosa-dosa dan kesalahan2nya, termasuk perbuatan kemusyrikan dan kekufurannya yg merupakan dosa besar yg paling besar dihapuskan dan diampuni oleh Allah Ta'ala. Hal ini sbgmn firman Allah Ta'ala:

قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَنْتَهُوا يُغْفَرْ لَهُمْ مَا قَدْ سَلَفَ

Artinya: "Katakanlah (hai Muhammad, pent) kepada orang-orang kafir itu: ”Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu." (QS. Al-Anfaal: 8).

Dan juga berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kpd 'Amr bin al-'Ash radhiyallahu anhu ketika ia masuk Islam:

أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ الإِسْلاَمَ يَهْدِمُ مَا كَانَ قَبْلَهُ

Artinya: "Tidakkah engkau mengetahui bahwa (masuk) Islam itu akan menghapuskan dosa-dosa dan kesalahan yg dilakukan sebelumnya." (HR. Muslim).

5. Terdapat Hadits SHOHIH yg menunjukkan bahwa Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu tidak pernah mengubur anak perempuannya hidup2 di masa Jahiliyyah. Yaitu riwayat berikut ini:

قال النعمان بن بشير رضي الله عنه : سمعت عمر بن الخطاب يقول: وسئل عن قوله : ( وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ ) التكوير/8، قال : جاء قيس بن عاصم إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : ( إني وأدت ثماني بنات لي في الجاهلية . قال : أعتق عن كل واحدة منها رقبة . قلت : إني صاحب إبل . قال : ( أهد إن شئت عن كل واحدة منهن بدنة )

An-Nu'man bin Basyir radhiyallahu anhu berkata: "Aku pernah mendengar Umar bin Khoththob berkata ketika ditanya tentang firman Allah (yg artinya) :

"Dan apabila bayi-bayi perempuan yg dikubur hidup-hidup ditanya." (QS. At-Takwir: 8)

Umar menjawab: "Qois bin 'Ashim pernah mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata; "Sesungguhnya aku pernah mengubur hidup2 delapan anak perempuanku di masa Jahiliyyah." Maka Nabi berkata (kepadanya): "Merdekakanlah seorang budak untuk setiap anak perempuan (yg engkau kubur hidup2, pent)." Aku jawab: "Aku memiliki Onta." Nabi berkata: "jika engkau mau, bersedekahlah dengan seekor Onta untuk setiap anak perempuanmu yg engkau kubur hidup2."

(Diriwayatkan oleh Al-Bazzar 1/60, Ath-Thobroni di dalam Al-Mu'jam Al-Kabir 18/337, dan Al-Haitsami berkata; "Dan para perawi (dalam isnad) Al-Bazzaar adalah para perawi yg ada dlm kitab Ash-Shohih (Shohih Bukhari/Muslim), kecuali Husain bin Mahdi al-Ailiy, dia perawi yg tsiqoh (terpercaya).", (Lihat Majma' Az-Zawaid VII/283. Dan hadits ini dinyatakan SHOHIH oleh syaikh Al-Albani di dalam Silsilatu Al-Ahaadiitsi Ash-Shohiihati no.3298).

Hadits Shohih yg diriwayatkan oleh Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu ini menerangkan tentang kaffaroh (penebus dosa) bagi orang yg pernah mengubur hidup2 anak perempuan di masa Jahiliyyah. Tatkala Umar bin Khoththob meriwayatkan ttg perbuatan Qois bin Ashim, dan ia tidak menceritakan ttg dirinya dlm perbuatan tsb, maka ini membuktikan bahwa Umar bin Khoththob tidak pernah mengubur hidup2 anak perempuannya, sbgmn riwayat dusta dan batil yg beredar di tengah kaum muslimin.

Demikian jawaban yg dapat kami sampaikan. Smg mudah dipahami dan menjadi ilmu yg bermanfaat. Dan semoga Allah melindungi kita semua dari bahaya riwayat-riwayat dusta dan batil dalam urusan agama Islam.
Wallahu a'lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.

(Blog Dakwah Kami:
http://abufawaz.wordpress.com)

sigimbal
sigimbal
8 years ago

Oya
Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com