SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kartu Kredit



7 years ago

Ada beberapa poin penting mengenai kartu kredit:
1.Jika perusahaan yg mengeluarkan kartu meminta supaya pemegang kartu membayar tagihan dg dolar (sedangkan pd saat transaksi/pembelian pemegang kartu menggunakan kartu di luar Amerika *atau semisal: tagihan dg rupiah sedangkan transaksi di luar Indonesia) dg tambahan nilainya 1%, sbg ganti ongkos transfer & penukaran mata uang, maka tambahan yang diambil perusahaan merupakan salah satu bentuk riba, sehingga tidak diperbolehkan untuk mengambilnya, karena riba itu diharamkan berdasarkan Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’.
Akad ini jika tanpa bunga, maka ia termasuk akad jaminan. Dan jika memakai bunga saat pemegang kartu melakukan KETERLAMBATAN, maka akad tersebut tidak diperbolehkan.

2.Demikian juga dg PEMBAYARAN TAHUNAN utk iuran keikutsertaan, maka tdk diperbolehkan, krn hal itu merupakan pengambilan ongkos utk suatu jaminan.
(*Tdk boleh ada iuran tahunannya)

3.Jika perusahaan membayar uang dan mengambil tambahan pdnya sbg imbalan atas pelayanan, ini jelas mengandung riba.

4.Mengandung unsur riba dg diberikannya persyaratan bunga yg hrs dibayar nasabah atas dana yg hrs dibayarkan oleh pemegang kartu JIKA MELAKUKAN KETERLAMBATAN.
(*Ada riba jika nasabah terlambat membayar tagihan krn adanya bunga yg hrs dibyr)

Selengkapnya:
http://pengusahamuslim.com/tanya-jawab-hukum-kartu-kredit-credit-card
Wallahu a'lam

Sumber: Almanhaj.or.id

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com