SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Info Dunia Islam


dhirgham
dhirgham
7 years ago

berisikan tentang perkembangan seputar islam di dalam dan luar negri
dhirgham
dhirgham
7 years ago

Ustadz Arifin Badri ( pengisi radio rodja ) di TV One: Hendaknya Masyarakat Menjadi Partner

Pemerintah yang Produktif dalam Memerangi Terorisme (



JAKARTA (gemaislam) – Tepat pukul 18.30 WIB sore ini, Rabu (26/09) DR. Muhammad Arifin Badri memberikan hak jawab di TV One terkait

pemberitaan yang mencatut fotonya dalam sebuah jaringan teroris. Dalam

acara kabar petang yang mengangkat tema “Mengusut Akar Terorisme” itu,

ustadz Arifin Badri menjelaskan kekeliruan ideologi Terorisme. “Sejak saya masih aktif kuliah di Madinah sudah beberapa kali berdiskusi

dengan tokoh teroris, seperti Aman Abdurrahman, yang saat ini jadi

tawanan Polri,” ujar Ustadz Arifin Badri memulai pemaparannya. Selain itu, beliau juga aktif menulis buku-buku terkait dengan kekeliruan

tindakan terorisme. Beliau juga ikut andil dalam penerjemahan fatwa ulama

yang menjelaskan akan bahaya terorisme. Hal itu sebagai bagian dari upaya dan partisipasi beliau dalam mewujudkan stabilitas nasional yang baik dan

kondusif. Meskipun spesialisasi beliau dalam bidang ilmu fiqih, hal tersebut tidak

menghambat beliau untuk ikut terjun dalam memerangi terorisme. “Point penting yang harus kita fahami adalah Ilmu agama merupakan satu

paket lengkap yang saling terkait. Akar terorisme adalah dalam hal aqidah

atau theologi namun hal tersebut juga kental kaitannya dengan hukum-

hukum fiqih seperti bagaimana menyikapi hubungan antara muslim dan

non muslim,” kata Ustadz Arifin Badri. Ustadz yang meraih gelar doktor dengan predikat cum laude ini telah

beberapa kali mengisi ceramah di beberapa lembaga pemasyarakatan di

Indonesia, seperti yang ada di Porong, Jawa timur dengan fokus

memberikan pembinaan kepada para petugas Lapas terkait dengan

tindakan terorisme. Beliau menjelaskan agar masyarakat lebih mengedepankan kebenaran

daripada perasaan. Contohnya adalah kejadian yang terjadi di masa

Rasulullah, dimana ada seorang Yahudi yang mengucapkan salam dengan

“Assaamu ‘Alaikum” yang berarti “semoga engkau terkena racun”.

Rasulullah menjawab dengan ucapan “wa alaika” yang artinya “dan engkau

juga”. Aisyah yang mendengar ucapan yahudi tersebut langsung membalas dengan ucapan “Assaamu alaika Walla’nah” yang berarti “Semoga engkau

terkena racun dan laknat”. Beliau melanjutkan paparannya, tatkala Rasulullah mendengar ucapan

Aisyah, beliau serta merta langsung menegurnya dan memberikan nasihat

kepadanya untuk berlemah lembut dalam semua tindakan. Alumni pesantren Islam Al Irsyad Tengaran ini berpesan kepada seluruh

masyarakat Indonesia agar menjadi partner pemerintah yang produktif

dalam memerangi terorisme. Di akhir acara, presenter mengulangi permohonan maafnya atas nama TV

One terhadap kesalahan pemberitaan dua hari yang lalu dan ustadz Arifin

Badri menganggap bahwa permasalahan ini telah selesai. “Terima kasih kepada TV One yang telah memberikan ruang kepada saya.

Dan saya menghimbau kepada pihak yang memiliki koneksi dengan saya,

seperti Insan TV, KPMI, STDI Imam Syafi’i dan yang lainnya untuk

menganggap permasalahan ini telah selesai.” Tutup Ustadz Arifin Badri. (arc/bms)



liat videonya

http://video.tvonenews.tv/arsip/view/62092/2012/09/26/syiar_antiterorisme_dr_muhammad_arifin_badri.tvOne
Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com