SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Secara syariat Siapakah yang Berkewajiban Membayar Biaya Pernikahan?


Feby ummu maryam
Feby ummu maryam
8 years ago

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum. Ustadz, saya ingin bertanya.

Dalam hukum perkawinan Islam, siapakah yang

berkewajiban membayar biaya akad nikah, dari

mempelai pria atau mempelai wanita? Mohon

hadits atau sunnah Rasulnya apabila ada.

Saya bingung karena adat dan kebiasaan kota

saya dan kota calon suami saya berbeda. Di kota suami saya, yang berkewajiban membayar biaya pernikahan itu dari pihak wanita, sedangkan di kota saya, pihak laki-lakilah yang berkewajiban membayar biaya tersebut karena memang hal tersebut sudah tanggung jawab dari pihak pria apabila akan menikah.

krisnatami (**krisnatami@***.com)



Jawaban siapakah menanggung biaya

pernikahan:

Wa’alaikumussalam.

Standardnya adalah agama, bukan hukum adat. Umumnya masyarakat sekitar kita menganggap bahwasanya walimah adalah tanggung jawab wali atau pihak keluarga mempelai wanita. Satu adat yang menggambarkan betapa mahalnya nilai laki-

laki di Indonesia. Sampai-sampai, dalam masalah nikah, pihak keluarga mempelai wanita rela untuk menanggung atau minimal memberikan sumbangan lebih banyak dibandingkan wali laki- laki atau mempelai pria. Namun apakah adat semacam ini sesuai syariat?



Jika kita perhatikan hadis-hadis yang

mensyariatkan adanya walimah, maka zahir hadis menunjukkan bahwa yang bertanggung ‎jawab ه mengadakan walimah adalah mempelai pria bukan istrinya dan bukan pula wali sang istri.



Sebagaimana yang dilakukan Nabi shallallahu

‘alaihi wa sallam terhadap pernikahan istri-istri

beliau dan juga perintah Nabi shallallahu ‘alaihi

wa sallam kepada Abdurrahman bin Auf

radhiallahu ‘anhu. Ini menunjukkan bahwa

kewajiban walimah ditanggung oleh sang suami.



Sebagian ulama memberikan alasan bahwa di

samping makna zahir dari hadis di atas,

bahwasanya walimah menjadi tanggung jawab

suami karena sang suamilah yang berkewajiban

menafkahi istri, dan kewajiban nafkah ini

mencakup pelaksanaan pesta pernikahan

keduanya. (Lihat Taudhihul Ahkam, 4:506)

Hanya saja, diperbolehkan bagi mempelai wanita untuk menanggung biaya nikah. Syekh

Muhammad bin Ibrahim Alu Syekh ditanya

tentang walimah yang biayanya dari keluarga

pengantin wanita, apa landasannya? Beliau

rahimahullah menjawab, “Mungkin (dibolehkan)

karena keumuman, meskipun hukum asal

walimah dilakukan oleh pihak suami (pengantin

pria).” (Kumpulan Fatwa dan Risalah Syekh

Muhammad bin Ibrahim Alu Syekh, 10:160)



Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits

Konsultasisyariat.com
Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com