SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

TIDAK DISUNNAHKAN MENGANGKAT TANGAN PADA SETIAP TAKBIR SETELAH TAKBIROTUL IHROM DALAM SHOLAT IDUL FITHRI DAN IDUL ADHA


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
7 years ago

Pertanyaan :

السلام عليكم و رحـمة الله و بركاته ..
Ustadz, mengenai mengangkat tangan disetiap takbir dalam shalat ied, yg rajih yg mana? Apakah mengangkat tangan, atau tidak?

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawas, Lc,MA :
(Disusun Di BBG Majlis Hadits: Tanya Jawab Masalah 222)

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Dalam masalah ini ada dua pendapat di kalangan para ulama:

Pendapat Pertama; menyatakan bahwa bahwa disunnahkan mengangkat kedua tangan pada setiap takbir setelah takbirotul ihrom dalam sholat Idul Fithri dan Idul Adha.

Dalil mereka adalah Qiyas. Yakni mereka menganalogikan bahwa takbir-takbir dalam sholat 'ied tersebut dilakukan pada saat berdiri, sehingga menyerupai takbirotul ihrom dan takbir ketika akan ruku'.

Mereka juga menganalogikan takbir-takbir dalam sholat ied setelah takbirotul ihrom dengan takbir-takbir dalam sholat Jenazah.

Qiyas ini berdasarkan apa yang diriwayatkan dari Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu, bahwa Ia mengangkat kedua tangannya pada setiap kali takbir (setelah takbirotul ihrom, pent-) di dalam sholat Jenazah dan sholat Idul Fithri dan Idul Adha. (HR. Al-Baihaqi di dalam As-Sunan Al-Kubro III/293).

Dan berdasarkan apa yang diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, bahwa Ia mengangkat kedua tangannya pada setiap kali takbir (setelah takbirotul ihrom, pent-) di dalam sholat Jenazah. (HR. Al-Baihaqi di dalam As-Sunan Al-Kubro IV/44).

Diantara para ulama yang berpendapat demikian (yakni disunnahkannya mengangkat tangan pada takbir-takbir sholat ied) adalah:
Imam an-Nawawi, Al-Jauzjani, Ibnu Qudamah Al-Maqdisi, Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah, Ath-Thohawi, Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Syaikh Sholih bin Al-Fauzan, dll.

Pendapat Kedua; menyatakan bahwa tidak disunnahkan mengangkat kedua tangan pada setiap takbir selain takbirotul ihrom, tetapi diam saja dalam keadaan bersedekap di atas dada.

Syaikh Sholih Al-Luhaidan hafizhohullah berkata: "Jika seseorang mengangkat (kedua tangannya pada takbir-takbir sholat Ied) maka hukumnya Boleh, dan jika Ia tidak mengangkat kedua tangannya jg Bokeh."
(Min Durus AL-Harom Al-Makki 1424 H).

Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan. Semoga menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat. Wallahu a'lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.

Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com