SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

HUKUM MENDOAKAN ORANG NON MUSLIM AGAR ALLAH MEMBERINYA HIDAYAH


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
8 years ago

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum ustadz. Boleh kah jika kita mendo'akan teman kita yg non muslim semoga اَللّهُ memberi hidayah padanya dan masuk Islam?
Syukron.

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc,MA :
(Disusun Di BBG Majlis Hadits: Tanya Jawab Masalah 206)

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Setiap muslim dan muslimah diperbolehkan dan bahkan dianjurkan berdo'a kpd Allah agar Dia memberikan hidayah kepada non muslim (orang kafir) supaya masuk ke dalam agama Islam. Baik non muslim itu adalah ortu, kerabat, saudara, tetangga, teman kerja dan bisnis atau selainnya.

Hal ini berdasarkan do'a-do'a Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yg beliau panjatkan utk beberapa kaumnya yg masih berbuat kekufuran dan kemusyrikan, diantaranya:

اللهم اهد قومي فإنهم لا يعلمون

(Allahumma ihdi Qoumi fa innahum la ya'lamuun).
Artinya: "Ya Allah, berilah hidayah kpd kaumku karena sesungguhnya mereka itu tidak mengetahui (kebenaran agama Islam, pent)."
(Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi di dalam Syu'ab al-iman)

Dan Nabi shallallahu alaihi wasallam jg pernah berdoa:

اللهم اهد دوسا

"Ya Allah, berilah petunjuk (hidayah) kpd suku Daus."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dan beliau juga berdo'a:

 اللهم اهد ثقيفا. رواه أحمد والترمذي.

"Ya Allah, berilah petunjuk (hidayah) kpd suku Tsaqif."
(HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)

Dan juga berdasarkan keumuman dalil2 dari Al-Quran dan Al-Hadits yg memerintahkan kita, khususnya para ulama dan da'i agar menyeru (mendakwahi) orang2 non muslim ke dalam agama Islam.

Yang dilarang dlm agama Islam adalah seorang muslim mendoakan kebaikan, kesuksesan, keselamatan dan kebahagiaan hidup bagi mereka di dunia dan akhirat. Demikian pula kita dilarang keras memohonkan rahmat dan ampunan dari Allah utk mereka.

Diantara dalil syar'i yag menunjukkan hal ini adalah firman Allah Ta'ala:

مَا كَانَ لِلنَّبِيِّ وَالَّذِينَ آمَنُواْ أَن يَسْتَغْفِرُواْ لِلْمُشْرِكِينَ وَلَوْ كَانُواْ أُوْلِي قُرْبَى مِن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُمْ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ 

Artinya: "Tidaklah pantas bagi seorang Nabi dan orang2 yg beriman utk memintakan ampunan bagi orang2 musyrik meskipun mereka adalah karib kerabatnya sendiri setelah menjadi jelas bahwa mereka adalah (calon) para penghuni neraka." (QS. At-Taubah: 113)

Demikian jawaban yg dpt kami sampaikan. Smg mudah dipahami dan menjadi tambahan ilmu yg bermanfaat.
Wabillahi at-taufiq.

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com