SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

BOLEHKAH BERSEDEKAH ATAS NAMA ORANG MATI? DAN APAKAH PAHALANYA SAMPAI KEPADANYA?


Feby ummu maryam
Feby ummu maryam
9 years ago

Pertanyaan
BOLEHKAH BERSEDEKAH ATAS NAMA ORANG MATI? DAN APAKAH PAHALANYA SAMPAI KEPADANYA?

Tanya:
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ustadz...afwan ada pertanyaan dari AI 40 :
Assalamu'alaikum..... Ukhty ada pertanyaan dr majlis taklim. : "bisa tdk jika qta sedekah atas nama ibu kita yg telah meninggal, di mana dlu ibu tdk sholat, tks wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Berdasarkan pendapat para ulama sunnah yg rojih (kuat n benar) bahwa kita dibolehkan bershodaqoh atas nama orang-orang muslim yg telah meninggal dunia, dan pahalanya akan sampai kpd mereka, إِنْ شَاءَ اللّهُ .

Pahala shodaqoh tsb akan sampai kpd mereka dengan 3 syarat, yaitu:
1) orang yg menshodaqohkan sbgn hartanya dengan mengatasnamakan orang mati tsb berniat ikhlas karena Allah ta'ala,

2) Menshodaqohkan hartanya di jalan yg benar dan diridhoi Allah (bukan utk acara / kegiatan bid'ah),

3) Dan orang mati yg dishodaqohkan atas namanya itu beragama Islam, atau keislamannya belum batal di hadapan Allah karena perbuatan syirik dan kufur. Sebab jika keislaman seorang hamba telah batal maka tidak ada satu amal sholih pun yg diterima n diberi pahala oleh Allah. Hal ini sbgmn firman Allah: walau asyrokuu lahabitho 'anhum ma kaanuu ya'maluun. Artinya: "kalau sekiranya mereka berbuat kesyirikan, niscaya akan terhapus amalan (baik) apa sj yg pernah mereka lakukan." Dan berdasarkan firman-Nya: wa ma mana'ahum an tuqbala minhum nafaqootuhum illa annahum kafaruu billaahi wa bi rosuulihi. Artinya: "dan tidaklah ada sesuatu pun yg menghalangi infak-infak mereka untuk diterima (Allah) melainkan sebabnya adalah karena mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya."

Adapun berkaitan dengan orang muslim yg meninggalkan sholat karena malas tetapi hatinya masih meyakini kewajiban sholat 5 waktu, atau dengan kata lain ia terkadang melaksanakan sholat 5 waktu dan terkadang pula meninggalkannya, maka mnrut pndapat para ulama yg rojih bhw orang tsb blm bisa dihukumi keluar dari agama Islam, namun statusnya adalah sbgai orang muslim yg fasiq, atau orang mukmin yg lemah imannya.

Jadi kesimpulannya berdasarkan pendapat yg rojih ini, bahwa bershodaqoh utk orang muslim yg kadang2 meninggalkan sholat karena malas hukumnya BOLEH, dan pahalanya akan samapai kepadanya إِنْ شَاءَ اللّهُ jika 3 syarat yg tlh kami sebutkan di atas terpenuhi. Demikian jawaban yg dapat kami samapaikan. Smg bermanfaat. Wabillahi at-taufiq.

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com