SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kewajiban Besar Di Dalam Shalat Berjamaah


abumandala
abumandala
8 years ago

Dari Abdul lah bin Yazid , ia

berkata telah menceritakan

kepadaku Al Baraa' (bin Aazib)

dan ia bukanlah seorang

pendusta " sesungguhnya para

sahabat apabila shalat

dibelakang Rasulullah

shallallahu'alaihi wa sallam ,

maka apabila beliau mengangkat

kepala dari ruku (itidal), maka

saya tidak melihat seorang

sahabatpun juga yang

membungkukan punggungnya

( untuk turun sujud ) sampai

(mereka melihat) Rasulullah

shallallahu'alaihi wasallam telah

meletakkan keningnya ketanah ,

kemudian barulah orang-orang

yang dibelakang beliau turun

sujud "

Hadits Shahih , telah dikeluarkan

oleh Bukhari ( no 690,748&811)

dan Muslim ( no 474).

dan Dalam salah satu Riwayat

Bukhari dan Muslim ( dan

Lafadnya dari Muslim) sebagai

berikut:

ﻪﻠﻟﺍﺪﺒﻋ ﻦﻋ ﻦﺑ ﻰﻨﺛﺪﺣ=ﺪﻳﺰﻳ

ﻮﻫﻭ-ﺀﺍﺮﺒﻟﺍ -ﺏﻭﺬﻛﺮﻴﻏ ﻦﻛ ﻝﺎﻗ

ﻪﻠﻟﺍﻮﺳﺭ ﻰﻠﺻ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ ﻢﻠﺳﻭ

ﻊﻤﺳ ﻝﺎﻗﺍﺫﺀﺍ ﻪﻠﻟﺍ ﺪﻤﺣ ﻦﻤﻟ ﻩ

ﻢﻟ ﺎﻨﻣﺪﺣﺀﺍ ﻦﺤﻳ ﻩﺮﻬﻇ ﻊﻘﻳ ﻰﺘﺣ

ﻝﻮﺳﺭ ﻪﻠﻟﺍ ﻰﻠﺻ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ

ﻢﻠﺳﻭ ﺎﺳ ﻊﻘﻧ ﻢﺛﺍﺪﺟ ﻩﺪﻌﺑﺍﺪﺠﺳ

Dari Abdullah bin yazid ( ia

berkata) telah menceritakan

kepadaku Al Baraa- dan ia

bukalnlah seorang pendusta ia

berkata " biasa Rasulullah

shallallahu'alaihi wasallam

apabila beliau mengucapkan

"samiallahulimanhamidah"

maka tidak ada seorangpun

diantara kami yang

membungkukan punggungnya

( turun dari sujud ) sampai

Rasulullah shallallahu'alaihi wa

sallam sujud ( dengan

sempurna)kemudian kami pun

(turun) sujud sesudah (melihat)

beliau sujud

Dan dalam salah satu riwayat

Bukhari dan muslim (dan

lafadznya dari Muslim ) sebagai

berikut:

Dari Abdullah bin Yazid , ia

pernah berkata dari atas

mimbar : Telah menceritakan

kepada kami AlBaraa :

"Sesungguhnya para sahabat

biasa shalat bersama Rasulullah

shallallahu'alaihi wa sallam

( shalat berjamaah) maka

apabila beliau ruku mereka pun

ruku, dan apabila beliau

mengangkat kepalanya dari ruku

( itidal) maka beliau

mengucapkan "sami'allahuliman

hamidah " ( kemudian beliau

sujud) , maka senantiasa kami

tetap berdiri ( dalam posisi

itidal ) sampai kami melihat

beliau meletakkan wajahnya

ketanah kemudian kami pun

mengikutinya"

Dan dalam salahsatu riwayat

Muslim sebagai berikut :

ﻦﻋ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍﺪﺒﻋ ﻦﺑ ﻰﺑﺀﺍ ﻰﻠﻴﻟ

ﻦﻋ ﻝﺎﻗﺀﺍﺮﺒﻟﺍ ﻊﻣ ﺎﻨﻛ ﻰﺒﻨﻟﺍ

ﻰﻠﺻ ﻪﻠﻟﺍ ﻪﻴﻠﻋ ﻢﻠﺳﻭ ﻻ ﻮﻨﺤﻳ

ﺎﻨﻣﺪﺣﺀﺍ ﻰﺘﺣ ﻩﺮﻬﻇ ﺪﻗ ﻩﺍﺮﻧ

ﺪﺠﺳ

Dari Abdullah bin Abi laila dari Al

Baraa' , ia berkata :" Kami Biasa

(Shalat) bersama Nabi

shallallahu'alaihi wa sallam ,

maka tidak ada seorangpun dari

kami yang membungkukan

punggungnya sampai kami

melihat beliau sujud dengan

sempurna

dari sahabat Amr bin Huraits ia

berkata ( hampir sama dengan

diatas ) Hadits riwayat Muslim

No 475 dan selainnya

dan Dari sahabat Abu Hurairah

ia berkata :" telah bersabda

Rasulullah shallallahu'alaihi wa

sallam " sesungguhnya dijadikan

imam itu untuk dituruti ( diikuti) ,

maka apabila imam takbir

(takbiratul ihram) maka

bertakbirlah kamu dan janganlah

kamu bertakbir sampai imam

takbir (terlebih dahulu dari

kamu), dan apabila imam

membaca , maka hendaklah

kamu diam (mendengarkan

bacaan imam ) dan apabila

imam ruku maka rukulah kamu

janganlah kamu ruku sampai

imam ruku ( terlebih dahulu dari

kamu) dan apabila imam

mengucapkan Samiallahu liman

hamidah maka kamu hendaklah

mengucapkan rabbanaa wa

lakalhamdu, dan apabila imam

sujud maka sujudlah kamu

jangan lah kamu sujud sampai

imam sujud( terlebih dahulu dari

kamu) dan apabila imam shalat

sambil berdiri maka shalatlah

kamu sambil berdir dan apabila

imam shalat sambil duduk maka

shalatlah kamu sambil duduk"

Hadits Shahih Telah dikeluarkan

oleh Abu Dawud no 603

Fiqih hadits :

Beberapa hadits yang mulia

diatas telah menceritakan

kepada kita salah satu hukum

yang sangat besar dan menjadi

asas didalam shalat berjamaah

yaitu mengikuti imam , tidak

boleh mendahului ataupun

bersamaan dengan imam,

alangkah banyaknya kaum

muslimin yang melalaikan dan

meremehkan hukum yang

sangat besar ini didalam shalat

berjamaah setiap hari di masjid-

masjid, hal ini disebabkan

diamnya dan Jahilnya para imam

masjid bersama kejahilan yang

merata dari para makmum ,

tentu saja hal ini juga

disebabkan karena mereka tidak

pernah diajarkan atau

diperingati oleh para imam

masjid akan hukum yang sangat

besar ini yang akan membawa

kerusakan pada shalat -shalat

mereka kalau mereka

meninggalkannya ,selain dari itu

mereka pun sangat malas dalam

menuntut ilmudari ahlinya

sehingga kejahilan terhadap

Islam telah mendarah daging

pada diri-diri mereka. Allahuma

kecuali sedikit sekali dari yang

paling sedikit diantarapara imam

masjid bersama para

makmumnya yang memelihara

dan berpegang dengan Al kitab

dan sunnah Nabi yang mulia

shallallahu'alaihi wa sallam yang

diperaktekan oleh sahabat-

sahabatnya, maka hanya kepada

Allah kita memohon

pertolongan atas keasingan

Islam pada anak-anak Islam ,

pada diri, pada keluarga dan

pada masyarakat mereka.

Almasaiil Masalah 184 jilid7 Abu

Unaisah
Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com