SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Zakat, Pembersihan Uang Kotor?


Feby ummu maryam
Feby ummu maryam
9 years ago

Pertanyaan:
لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Úsƭαϑz yang semoga selalu dirahmati Allah, ana mau bertanya kemarin suami saya mau memberi zakat maal kepada seseorang yang msh saudara termasuk dlm 6 golongan ýαπğ bisa diberi zakat, lalu mertua saya berucap kalo tidak usah disebut "zakat" krn takut yang diberi merasa terhina, karena yang disebut zakat itu "uang ýαπğ kotor" (ýαπğ dibersihkan dg cara di zakatkan). Pertanyaannya apakah benar spt itu ? Lalu adakah dalil2 syar'i yang menjelaskan tentang hal tsb? Syukron utk penjelasannya, jazakumullah khayron katsiro úsƭαϑz

Jawaban:
perkataan ibu mertuwo tsb tidaklah benar, karena Zakat bukanlah harta kotor bagi orang-orang yg berhak menerimanya, tetapi itu merupakan hak mereka yg harus diberikan kpd mereka.

Adapun firman Allah yg berbunyi: Khudz min amwaalihim shodaqotan tuthohhiruhum wa tuzakkiihim biha. Artinya: "ambilah shodaqoh (maksudnya zakat mal, pent) dari harta benda mereka yg akan membersihkan dan mensucikan mereka dengannya." Yg dimaksud mensucikan di sini adalah mensucikan harta benda mereka dari tercampuri dengan harta yg merupakan hak kaum fakir miskin, dan mensucikan jiwa pemilik harta tsb dari sifat-sifat kotor dan tercela spt kikir, tamak thdp harta, dan menentang perintah Allah n Rasul-Nya dlm hal wajibnya zakat. Jadi, harta yg dijadikan zakat tsb bukanlah sbgai kotoran bagi para penerimanya. Tetapi memang itu adalah hak yg Allah berikan kpd mereka. Wallahu a'lam bish-showab

Sumber: Ustadz Washito

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2022 - Www.SalamDakwah.Com