SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Mutiara Nashihat Yang Berharga Seorang Muslim


Adri Azhari Al Qisthi
Adri Azhari Al Qisthi
8 years ago

Kunci Keberuntungan

عمرُ بنُ عبد العزيز : قد أفلحَ مَنْ عُصِمَ من الهوى ، والغضب ، والطمع

Artinya:

Berkata ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziiz رضي الله عنه, “Sungguh beruntung orang yang terjaga dari hawa nafsu, marah, rakus.”


(Dinukil dari Kitab “Hilyatul Auliyaa”)

- An Najaat (Selamat)

عن عقبة بن عامر قال : قلت يا رسول الله ما النجاة ؟ قال أمسك عليك لسانك وليسعك بيتك وآبك على خطيئتك

Artinya:

Dari 'Uqbah bin 'Aamir رضي الله عنه berkata, “Aku bertanya kepada Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, apakah An Najaat itu (selamat)?”

Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab: “Hendaknya kamu kendalikan mulutmu, cukupkan rumahmu dan tangisilah kesalahanmu.”

(Hadits Riwayat Imaam At Turmudzi no: 2406 dan kata beliau رحمه الله hadits ini adalah Hasan)


- Kunci Selamat

قال بعضهم أجمع الفقهاء والعلماء على ثلاث خصال أنها إذا صحت ففيها النجاة ولا يتم بعضها إلا ببعض الإسلام الخالص عن البدعة والهوى والصدق لله تعالى في الأعمال وطيب المطعم

Artinya:

Para Fuqoha dan ‘Ulama bersepakat; ada tiga hal jika benar maka akan selamat, dimana satu sama lain saling terkait:

1. Ber-Islam yang terbebas dari Bid’ah dan Hawa’.
2. Benar terhadap Allooh سبحانه وتعالى dalam berbagai amalan
3. Memakan makanan yang baik-baik.

(Dinukil dari ‘Ihyaa’u ‘Uluumiddiini karya Imaam Al Ghozaaly رحمه الله)


- Tiga Jalan Selamat

عن عبد الله بن مسعود أتاه رجل فقال يا أبا عبد الرحمن علمني كلمات جوامع نوافع فقال له عبد الله لاتشرك به شيئا وزل مع القرآن حيث زال ومن جاءك بالحق فاقبل منه وإن كان بعيدا بغيضا ومن جاءك بالباطل فاردده عليه وإن كان حبيبا قريبا

Artinya:

Telah datang seseorang kepada ‘Abdullooh bin Mas’uud رضي الله عنه lalu berkata, “Wahai Abu ‘Abdurrohmaan, ajarilah aku kalimat yang padat tapi bermanfaat.”

Maka ‘Abdullooh bin Mas’uud رضي الله عنه menjawab:

1. Janganlah engkau menyekutukan Allooh سبحانه وتعالى
2. Selalu lah engkau bersama Al Qur’an dimanapun dan kapan pun
3. Barangsiapa yang datang kepadamu dengan kebenaran, maka terimalah darinya, betapa pun orang itu sangat jauh dan dibenci. Dan barangsiapa yang datang kepadamu dengan kebaathilan, maka tolaklah darinya, betapa pun orang itu sangat dicinta dan dekat.”

(Dikutip dari “Shifatush Shofwah” no: I/419 karya Ibnul Jauzy رحمه الله)


- Jangan Taqliid

ألا لا يقلّدنّ أحدكم دينه رجلاً؛ إن آمن آمن، وإن كفر كفر؛ فإنه لا أسوة في الشرّ

Artinya:



Berkata 'Abdullooh bin Mas'uud رضي الله عنه:

“Janganlah seseorang ber-taqliid (mengekor) dalam perkara dien-nya (agamanya) pada orang lain. Jika dia beriman maka dia (ikut) beriman dan jika dia kaafir maka dia pun (ikut) menjadi kaafir. Sesungguhnya, janganlah ikut-ikutan di dalam kejahatan.”

- Pentingnya Bertanya

ابن شهاب : العلم خزانة مفاتحها المسألة

Artinya:

Imaam Ibnu Syihaab رحمه الله berkata, “Ilmu itu adalah simpanan berharga. Kuncinya adalah bertanya.”

- Tahapan 'Ilmu

وَاعْلَمْ أَنَّ لِلتَّعَلُّمِ سِتَّ مَرَاتِبَ :

أَوَّلُهَا حُسْنُ السُّؤَالِ :

ثَانِيهَا حُسْنُ الإِنْصَاتِ وَالاسْتِمَاعِ .

ثَالِثُهَا حُسْنُ الْفَهْمِ .

رَابِعُهَا الْحِفْظُ ،

خَامِسُهَا التَّعْلِيمُ

سَادِسُهَا وَهِيَ الثَّمَرَةُ الْعَمَلُ بِهِ وَمُرَاعَاةُ حُدُودِهِ

Artinya:

Mendapatkan 'ilmu itu dengan enam tahapan :

1. Bertanya yang baik
2. Mendengarkan dan memperhatikan dengan baik
3. Memahami dengan baik
4. Menghafalkan
5. Mengajarkan
6. Mengamalkan

(Dinukil dari Kitab “Ghidzaa’ul Albaab”)







- Ciri-Ciri Orang 'Aalim



يُرَادُ لِلْعَالِمِ عَشَرَةُ أَشْيَاءَ :

الْخَشْيَةُ ،

وَالنَّصِيحَةُ ،

وَالشَّفَقَةُ ،

وَالاحْتِمَالُ ،

وَالصَّبْرُ ،

وَالْحِلْمُ ،

وَالتَّوَاضُعُ ،

وَالْعِفَّةُ عَنْ أَمْوَالِ النَّاسِ ،

وَالدَّوَامُ عَلَى النَّظَرِ فِي الْكُتُبِ ،

وَتَرْكُ الْحِجَابِ

Artinya:

Seorang 'aalim itu adalah :

1. Takut pada Allooh سبحانه وتعالى
2. Memberi nasihat
3. Sayang
4. Tahan uji
5. Shobar
6. Lembut
7. Tawaadhu'
8. Bersih hati terhadap harta orang
9. Selalu membaca Kitab
10. Meninggalkan pembatas dengan manusia

(Dinukil dari Kitab “Ghidzaa’ul Albaab”)

- Orang ber-'ilmu dan ber-'imaan

قال ابن القيم رحمه الله تعالى :
أفضل ما اكتسبته النفوس, وحصلته القلوب, ونال به العبد الرفعة في الدنيا والآخرة, هو العلم والايمان, ولهذا قرن الله سبحانه بينهما في قوله: { وقال الذين أوتوا العلم والايمان لقد لبثتم في كتاب الله الى يوم البعث فهذا يوم البعث}الروم 56. وقوله:{ يرفع الله الذين آمنوا منكم والذين أوتوا العلم درجات}المجادلة11

Artinya:

Berkata Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah رحمه الله:

Sebaik-baik apa yang diraih oleh jiwa dan hati adalah apa yang diraih oleh seorang hamba berupa ketinggian derajat di dunia dan di akhirat, yaitu berupa ‘ilmu dan ‘imaan. Oleh karena itu, Allooh سبحانه وتعالى mendampingkan “Dan orang-orang yang diberi ‘ilmu dan ‘imaan berkata (kepada orang kaafir), ‘Sungguh kalian telah berdiam (dalam kubur) sesuai ketetapan Allooh سبحانه وتعالى sampai hari kebangkitan, maka inilah hari kebangkitan itu” [QS. Ar Ruum (30) ayat 56] dengan “Allooh akan mengangkat orang-orang yang beriman dari kalian dan orang-orang yang diberi ‘ilmu beberapa derajat” [QS Al Mujaadalah (58) ayat 11]

(“Al Fawaa’id”, karya Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah)

- Ketaqwaan dan Keilmuan Seseorang

عن أبي الدرداء قال لا تكون تقيا حتى تكون عالما ولا تكون بالعلم جميلا حتى تكون به عاملا


Artinya:

Abu Darda رضي الله عنه berkata, “Engkau tidak akan menjadi orang yang bertaqwa sehingga engkau menjadi orang yang ‘aalim. Dan engkau tidak akan tampak indah (mulia) dengan ilmu itu sehingga engkau mengamalkannya.”

(Dari Kitab “Jaami’ Bayaanil ‘Ilmy” karya Ibnu ‘Abdil Barr رحمه الله)

- Pengikut Hadiits

قال الإمام الشافعي رحمه الله تعالى : إذا رأيت رجلاً من أصحاب الحديث فكأني رأيت رجلاً من أصحاب رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم

Artinya:
Imaam Asy Syaafi’iy رحمه الله berkata: "Jika aku melihat seorang pengikut Hadits maka seakan-akan aku melihat seorang shohabat Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم.”
(Dinukil dari Kitab “Syarof Ashaabil Hadiits” karya Al Imaam Al Khothiib Al Baghdaady رحمه الله)

- Penghidup Negeri

قال الفضيل بن عياض رحمه الله تعالى:
إن لله عباداً يحيي بهم البلاد؛ وهم أصحاب السنة

Artinya:

Berkata Imaam Fudhoyl bin ‘Iyaadh رحمه الله, “Sesungguhnya Allooh سبحانه وتعالى memiliki hamba, yang karena mereka maka negeri ini menjadi hidup. Mereka itu adalah Ahlus Sunnah.”

(Dinukil dari “Syarah Ushuul I’tiqood Ahlis Sunnah Wal Jamaa’ah” karya Imaam Al Laalika’I رحمه الله)



- Salam untuk Ahlus Sunnah


قال سفيان الثوري رحمه الله تعالى:
إذا بلغك عن رجل بالمشرق؛ أنه صاحب سنة فابعث إليه بالسلام؛ فقد قل أهل السنة

Artinya:
Berkata Imaam Sofyan Ats Tsauury رحمه الله: “Jika sampai padamu seseorang dari Timur, sedangkan dia adalah Ahlus Sunnah, maka sampaikanlah salam (dariku). Sebab sungguh Ahlus Sunnah telah menjadi orang-orang yang langka.”



(Dinukil dari “Syarah Ushuul I’tiqood Ahlis Sunnah Wal Jamaa’ah” karya Imaam Al Laalika’I رحمه الله)

Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com