SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

DERAJAT HADITS AGAR MELURUSKAN DAN MERAPATKAN SHAFF DIDALAM SHOLAT


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
8 years ago

Pertanyaan :

  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ustadz apakah ada hadits yg shohih tentang tumit-bertemu tumit..? Dlm sholat posisi berdiri

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc,MA :
(Disusun Di BBG Majlis Hadits)

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bpk R...l yg smg dirahmati Allah,
Hadits yg memerintahkan kita agar meluruskan dan merapatkan shoff didalam sholat derajatnya SHOHIH. Riwayatnya juga banyak namun dengan lafazh yg berbeda-beda. Tapi maknanya sama, yaitu perintah Nabi shallallahu alaihi wasallam kpd umatnya agar mereka bersungguh-sungguh dlm meluruskan dan merapatkan shoff di dalam sholat.

Di dalam Shohih Bukhori disebutkan dalam bab ilzaqul mankib bil mankib wal ka'b bil ka'b wa qola an-Nu'man bin Basyir ro'aitur rojula...dst.
Imam Al-Bukhori rahimahullah berkata:

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ عَنِ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ « أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ فَإِنِّى أَرَاكُمْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِى » . وَكَانَ أَحَدُنَا يُلْزِقُ مَنْكِبَهُ بِمَنْكِبِ صَاحِبِهِ وَقَدَمَهُ بِقَدَمِهِ

(HR. AL-BUKHORI  I/254 NO.692) HADITS INI DISHOHIHKAN OLEH SYAIKH AL-ALBANI DI DALAM SILSILAH AL-AHADITS ASH-SHOHIHAH I/70 NO.31, DAN DI DALAM SHOHIH AT-TARGHIB WA AT-TARHIB I/120 NO.498)

Hadits ini diriwayatkan dari jalan sahabat Anas bin Malik rodhiyallahu anhu.

Sedangkan hadits tentang meluruskan shoff yg diriwayatkan dari jalan An-Nu'man bin Basyir disebutkan dalam Sunan Abu Daud, beliau (Abu Daud) berkata:

1. HADITS RIWAYAT ABU DAUD, IA BERKATA:

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِى شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِى زَائِدَةَ عَنْ أَبِى الْقَاسِمِ الْجَدَلِىِّ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ يَقُولُ أَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَلَى النَّاسِ بِوَجْهِهِ فَقَالَ « أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ ». ثَلاَثًا « وَاللَّهِ لَتُقِيمُنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ ». قَالَ فَرَأَيْتُ الرَّجُلَ يُلْزِقُ مَنْكِبَهُ بِمَنْكِبِ صَاحِبِهِ وَرُكْبَتَهُ بِرُكْبَةِ صَاحِبِهِ وَكَعْبَهُ بِكَعْبِهِ.

(HR. ABU DAUD I/234 NO.662)
Di dalam hadits riwayat Abu Daud disebutkan lafazh terakhir dari perkataan An-Nu'man bin Basyir:

فَرَأَيْتُ الرَّجُلَ يُلْزِقُ مَنْكِبَهُ بِمَنْكِبِ صَاحِبِهِ وَرُكْبَتَهُ بِرُكْبَةِ صَاحِبِهِ وَكَعْبَهُ بِكَعْبِهِ.

"Maka aku melihat seorang laki-laki menempelkan pundaknya ke pundak saudaranya, lutut kepada lututnya, dan mata kaki ke mata kaki."

Adapun penafsiran dr sebagian orang bahwa lafazh ( وَقَدَمَهُ بِقَدَمِهِ) Diartikan dengan 'tumit dengan tumit' adalah penafsiran yg lemah dan tidak tepat.
Wallahu a'lam bish-showab.

Silakan Login untuk menulis komentar.

FORUM TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com