SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Enam Kewajiban Seorang Muslimah Terhadap Suaminya yang Perlu Dipahami


santri
santri
3 months ago

Pada hubungan rumah tangga akan terbina dengan bahagia dan tentram apabila pasangan tersebut melalui perbuatannya sesuai ajaran syariat islam. Namun buat membangun perkara tersebut tidaklah mudah, pasangan tersebut mesti menjalankan aktivitas sesuai kewajibannya.

Kewajiban seorang suami mestinya membagikan nafkah, mengayomi dan membina istri untuk keabaikan, serta menjaga kehormatan rumah tangga. Begitu pula untuk istri pastinya memiliki kewajiban kepada suami. Kewajiban seorang suami terhadap istrinya merupakan hak yang kodu diperoleh istri demikian untuk kewajiban istri pada suami adalah hak yang diperoleh oleh suami.

Berikut ini uraian tentang kewajiban istri pada suami yang harus perhatikan.

1. Mentaati semua arahan suami

Seorang wanita yang solehah adalah pendamping hidup yang mau melaksanakan arahan suaminya. Jadi jika anda dapat menjadi muslimah yang solehah pastinya arahan suami guna menerima keridhoan suami.

Namun tidak semua arahan suami kodu dipenuhi. Sebab istri boleh tidak melaksanakannya kalau arahan suami tersebut berbeda terhadap tuntunan islam. Contohnya saja adalah arahan yang tidak baik. Lantas tak perlu memenuhinya, laksanakanlah perintah suami yang baik-baik saja.

2. Tidak Boleh Keluar dari Rumah tidak Izin Suami

Seorang muslimah yang solehah tidak mau keluar dari rumah tidak ada izin terhadap suami. Maka apabila muslimah ada keperluan dan mau keluar dari rumah maka sebaiknya meminta pemberitahuan dulu pada suami. Sebab apabila seorang muslimah keluar dari rumah tanpa adanya izin terhadap suami maka perihal itu tercatat salah satu perlawanan kepada suami.

3. Tidak Memperkenankan Orang yang Asing Masuk ke Rumah Tanpa Izin ke Suami

Selain tidak bisa pergi dari rumah tidak ada amandat terhadap suami, seorang muslimah juga mestinya tidak membolehkan laki-laki yang tidak dikena masuk ke rumah jika gak ada izin terhadap suami. Hal ini harus diperhatikan sebab sebagian kaum muslimah terkadang membiarkan seorang pria masuk rumah tanpa ada izin dahulu pada suami.

Sesuatu itu dilaksanakan karena berhubungan dengan kerukunan keluarga di rumah diwaktu suami gak ada di rumah. Selain itu juga untuk menjauhkan adanya fitnah atau prasangka yang tidak baik dari warga sekitar.

4. Menjaga Harta, Rumah, dan Kehormatan suami

Dan yang sangat diperhatikan adalah menjaga harta, rumah, dan martabat suami. Jadi untuk istri kodu dapat menjaga keuangan rumah tangga. Wanita yang baik bakal mengelola dan mengeluarkan uang rumah tangga dengan baik.

"Sebaik-baik wanita penunggang unta, wanita Quraisy yang baik, yaitu yang sangat penyayang terhadap anaknya ketika kecilnya dan sangat menjaga suami dalam apa yang ada di tangannya." (HR. Al-Bukhari no. 5082 dan Muslim no. 2527)

Selain itu, sanggup menjadi pengurus yang handal di rumah baik dari demi mengajarkan anak-anak maupun urusan di dalam rumah. Dan terakhir menjaga nama baik suami. Maka seorang muslimah tidak boleh membicarakan kejelekan suami pada masyrakat sebab hal itu menunjukkan keburukan istri yang tidak sanggup untuk membenahi rumah tangga.

5. Mematuhi Kesenengan pada Suami di Kasur

Memberikan kebutuhan seksual merupakan salah satu yang disarankan kepada hubungan suami istri. Karena perkara itu tercatat ibadah kepada sang Pencipta yaitu Allah. Kalau dalam posisi sehat dan tanpa punya udzur maka istri harus mematuhi kebutuhan seksual suami dengan taat.

Seorang istri harus memberikan kewajibannya merupakan memberikan pelayanan biologis pada suami di atas tempat tidur. Selain memiliki udzur misalnya sakit, haid, nifas, dan lain-lainnya. Lantas istri omongin baik-baik ke suami. Buat haid dan nifas yang telah selesai tentunya membersihkan diri dengan cara mandi wajib yang benar. Sehingga tetap menjaga kesucian badan demi kehormanisan dalam berhubungan badan dengan suami tetap bahagia.

6. Tidak Berpuasa Sunnah kalau Gak Tidak ada Pemberitahuan Terhadap Suami

Puasa sunnahyaitu suatu ibadah pada sang Kuasa tapi kalau seorang istri melaksanakan puasa sunnah tanpa adanya Pemberitahuan suami maka haram baginya.

""Tidak halal bagi istri berpuasa (sunnah, –pen.) dalam keadaan suaminya ada di rumah, kecuali dengan izin sang suami." [Hadits shahih, riwayat al-Bukhari 7/39, Muslim dengan syarah an-Nawawi 7/115]"

Muslimah yang berpuasa sunnah tidak ada Amandat suami yaitu kelalaian hak suami artinya dia telah melalaikan hak suami yang selaku keharusan istri. Misalnya suami mau memerlukan pelayanan dari sang istri jadi pastinya istri melaksanakan kewajiban tersebut. Karena kewajiban melakukan perintah suami ialah perkara yang wajib dan kudu diutamakan melebihi yang sunnah.

Begitulah uraian mengenai enam kewajiban istri kepada suami. Walaupun kedengerannya hal kecil tapi bisa menyebabkan pengaruh yang besar kepada kehidupan rumah tangga. Semoga wacana ini berguna dan semoga ibadah kita semua menjadi berkah dan Allah ampuni dosa-dosa yang kita telah lakukan.

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2018 - Www.SalamDakwah.Com